Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Hadits 10966

Sungguh aku telah diteror karena perjuangan di jalan Allah padahal belum ada seorang pun diteror seperti itu. Sungguh aku pernah diganggu karena perjuangan di jalan Allah padahal belum ada seorang pun diganggu seperti itu. Sungguh, aku pernah melewati tiga puluh hari dan tiga puluh malam sementara aku dan Bilal tidak memiliki makanan yang bisa dimakan oleh makhluk yang bernyawa, kecuali sesuatu (yang sedikit) yang bisa disembunyikan di ketiak Bilal.

Klasifikasi

  • Sejarah dan Tarikh · Sirah Nabawiyah · Periode Makah

النص العربي

عن أنس، قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : «لقد أُخِفتُ في الله وما يُخافُ أحد، ولقد أُوذيت في الله وما يُؤذَى أحد، ولقد أَتَتْ عليَّ ثلاثون مِن بيْن يوم وليلة وما لي ولِبِلال طعامٌ يَأْكُلُه ذُو كَبِد إلا شيءٌ يُوارِيه إبطُ بلال».

رواه الترمذي وابن ماجه وأحمد · صحيح

Anas berkata, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Sungguh aku telah diteror karena perjuangan di jalan Allah padahal belum ada seorang pun diteror seperti itu. Sungguh aku pernah diganggu karena perjuangan di jalan Allah padahal belum ada seorang pun diganggu seperti itu. Sungguh, aku pernah melewati tiga puluh hari dan tiga puluh malam sementara aku dan Bilal tidak memiliki makanan yang bisa dimakan oleh makhluk yang bernyawa, kecuali sesuatu (yang sedikit) yang bisa disembunyikan di ketiak Bilal."

Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah - Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Ahmad · Hadis sahih

Penjelasan dari sumber

Di dalam hadis ini, Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menyebutkan bahwa dahulu beliau seorang diri ketika pertama kali mendakwahkan agama ini, lalu -dengan sebab itu- beliau diteror oleh orang-orang kafir serta mereka mengganggu beliau sementara ketika itu belum ada seorang pun bersama beliau yang menyertai beliau dalam memikul gangguan kecuali pertolongan dari Allah, perlindungan-Nya, dan taufik-Nya.

Kemudian beliau menerangkan bahwa di samping itu semua, beliau pernah berada dalam kondisi sedikit harta dan makanan dan tidak memiliki apa pun, yaitu selama tiga puluh hari beliau lewati tanpa makanan kecuali sedikit sekali yang dibawa oleh Bilal dan dia sembunyikan di bawah ketiaknya. Mereka juga tidak memiliki apa-apa meskipun berupa wadah tempat menaruh makanan. Yaitu ketika Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- keluar melarikan diri dari Mekah.

الشرح

ذكر النبي صلى الله عليه وسلم في هذا الحديث أنه كان وحيدًا في ابتداء إظهاره للدين فخوّفه -بسبب ذلك- الكفار وآذوه، ولم يكن معه أحد حينئذ يوافقه في تحمل الأذى إلا مساعدة الله وحمايته له وتوفيقه إياه، ثم بيَّن أنه كان مع ذلك كله في قلة من المال والطعام وعدم الاستعداد، حيث ظل ثلاثين يومًا وليس معه من الطعام إلا شيء قليل يحمله بلال ويغطيه تحت إبطه، ولم يكن لهم حتى إناء يضعون الطعام فيه، وذلك حين خرج النبي صلى الله عليه وسلم هاربًا من مكة.

الفوائد

  1. شدة صبر النبي -صلى الله عليه وسلم- وتحمله لما يلقاه من أذى الكفار في سبيل الله -تعالى-.
  2. بيان لما كان عليه النبي -صلى الله عليه وسلم- وصحابته من الفقر والزهد في الدنيا.
  3. فضيلة لبلال -رضي الله عنه-.

Sumber: HadeethEnc.com. Konten ditampilkan tanpa modifikasi sesuai ketentuan sumber.

Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuklah kepada guru atau syarah yang terpercaya.