Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Hadits 11283

Salat orang-orang yang kembali (pada Allah) adalah saat anak-anak unta yang disapih kepanasan."

Klasifikasi

  • Fikih dan Uṣūl Fikih · Fikih Ibadah · Salat · Salat Sunah · Salat Duha
  • Dakwah dan Ḥisbah · Amar Makruf dan Nahi Munkar · Berbagai Hukum dan Perkara Terkait Amar Makruf dan Nahi Mungkar

النص العربي

عن زَيد بن أرْقَم رضي الله عنه : أنه رأى قوما يصلُّون من الضُّحى، فقال: أمَا لقد عَلِموا أن الصلاة في غير هذه السَّاعة أفضل، إن رسول الله صلى الله عليه وسلم ، قال: «صلاة الأَوَّابِين حين تَرْمَضُ الفِصَال».

رواه مسلم · صحيح

Dari Zaid bin Arqam -raḍiyallāhu 'anhu-, bahwa ia melihat suatu kaum mengerjakan salat Duha (di awal pagi).

Ia berkata, "Apakah mereka tidak tahu bahwa salat di selain waktu ini lebih baik. Sesungguhnya Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Salat orang-orang yang kembali (pada Allah) adalah saat anak-anak unta yang disapih kepanasan."

Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih

Penjelasan dari sumber

Zaid bin Arqam -raḍiyallāhu 'anhu- melihat beberapa orang mengerjakan salat Duha (di awal pagi).

Lalu ia mengungkapkan bahwa ia mendengar Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Salat orang-orang yang kembali (pada Allah) adalah saat anak-anak unta yang disapih kepanasan." Artinya, waktu terbaik untuk salat Duha adalah ketika matahari telah benar-benar naik. Yakni, saat kaki anak-anak unta kepanasan akibat panas terik matahari di atas bumi.

Inilah waktunya orang-orang yang taat pada Allah -Ta'ālā- dan banyak kembali kapada-Nya menunaikan salat Duha.

الشرح

رأى زيد بن أرقم رضي الله عنه بعض الناس يصلِّي الضُّحى، فذكر أنه سمع رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: صلاة الأوابين حين تَرْمضُ الفِصَال، أي أن أفضل وقت لصلاة الضحى هو عند شدة ارتفاع الشمس، حين تحترق خفاف صغار الإبل من شِدِّة حَرِّ الشمس على الأرض، فهذا هو الوقت الذي يصلي فيه المطيعون لله تعالى كثيرو الرجوع إليه صلاة الضحى.

الفوائد

  1. استحباب صلاة الضُّحَى .
  2. أن أفضل أوقات صلاة الضحى: عند اشتداد حرارة الأرض من وقوع الشمس على الرَّمل وغيره.

Sumber: HadeethEnc.com. Konten ditampilkan tanpa modifikasi sesuai ketentuan sumber.

Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuklah kepada guru atau syarah yang terpercaya.