Hadits 3220
Apabila Nabi ﷺ melaksanakan salat, beliau merenggangkan antara kedua tangannya hingga terlihat warna putih ketiaknya
Klasifikasi
- Sejarah dan Tarikh · Sirah Nabawiyah · Sifat-sifat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- · Petunjuk Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- · Petunjuk Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- Terkait Salat
النص العربي
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَالِكٍ ابْنِ بُحَيْنَةَ رضي الله عنه:
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا صَلَّى فَرَّجَ بَيْنَ يَدَيْهِ حَتَّى يَبْدُوَ بَيَاضُ إِبْطَيْهِ.
متفق عليه · صحيح
Abdullah bin Mālik bin Buḥainah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan,
Apabila Nabi ﷺ melaksanakan salat, beliau merenggangkan antara kedua tangannya hingga terlihat warna putih ketiaknya.
Muttafaq 'alaih · Sahih
Penjelasan dari sumber
Kebiasaan Nabi ﷺ ketika sujud adalah merenggangkan kedua tangannya, yaitu dengan menjauhkan setiap tangan dari sisi badan yang ada di dekatnya, membentuk seperti dua sayap, sampai tampak warna kulit ketiak beliau. Ini adalah kiasan hiperbola agar menjauhkan kedua lengan dari kedua sisi badan saat sujud.
الشرح
كَانَ صلى الله عليه وسلم إذا سجد فرَّج بين يديه أثناء السجود؛ فنحَّى كلَّ يد عن الجنب الذي يليها، مثل الجناحين، حتى يبدو لون جلد إبطيه؛ وهذا من المبالغة في تجنيح الذراعين ومباعدتهما عن جانبيه.
Pelajaran dari sumber
- 1- Dianjurkannya sunah ini dalam sujud, yaitu menjauhkan kedua lengan dari kedua sisi badan.
- 2- Makmum yang akan mengganggu orang di sampingnya ketika merenggangkan jauh kedua tangan, tidak disyariatkan baginya untuk melakukan hal itu.
- 3- Merenggangkan tangan di dalam sujud mengandung banyak hikmah dan faedah, di antaranya: menampakkan semangat dan kesungguhan dalam salat, serta apabila ia bertumpu pada semua anggota sujud maka setiap anggota akan mendapatkan ibadah yang merupakan haknya. Ada yang mengatakan: hikmah dalam hal itu adalah lebih menampakkan tawaduk, membuat lebih maksimal dalam menempelkan kening dan hidung pada lantai, dan juga agar masing-masing anggota badan bertumpu sendiri.
الفوائد
- استحباب هذه الهيئة في السجود، وهي مباعدة عَضُديه عن جنبيه.
- المأموم الذي يتأذَّى جارُه بالمجافاة؛ فلا يُشرع له ذلك.
- في المجافاة في السجود حِكم وفوائد كثيرة، منها: إظهار النشاط والرغبة في الصلاة، وأنه إذا اعتمد على كل أعضاء السجود أخذ كل عضو حقه من العبادة. وقيل: الحكمة في ذلك أنه أشبه بالتواضع، وأبلغ في تمكين الجبهة والأنف من الأرض، وأيضًا ليتميز كل عضو بنفسه.