Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Hadits 3346

Janganlah kalian menjadikan kuburanku sebagai tempat perayaan dan janganlah jadikan rumah kalian sebagai kuburan, serta bershalawatlah kalian kepadaku, karena salam kalian akan sampai padaku di mana saja kalian berada.

Klasifikasi

  • Fikih dan Uṣūl Fikih · Fikih Ibadah · Salat · Hukum-hukum Terkait Mesjid
  • Keutamaan dan Adab · Keutamaan · Keutamaan Tauhid

النص العربي

عن علي بن الحسين: "أنه رأى رجلا يجيء إلى فُرْجَةٍ كانت عند قبر النبي صلى الله عليه وسلم فيدخل فيها فيدعو، فنهاه، وقال: ألا أحدثكم حديثا سمعته من أبي عن جدي عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال:« لا تتخذوا قبري عيدا، ولا بيوتكم قبورا، وصلوا علي، فإن تسليمكم يبلغني أين كنتم».

رواه ابن أبي شيبة · صحيح بطرقه وشواهده

Dari Ali bin Al-Husain, bahwasanya dia melihat seorang lelaki mendatangi lubang yang ada di sisi kuburan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, lalu masuk ke dalamnya kemudian menyerunya. Lantas Ali bin Al-Husain melarangnya dan berkata, "Maukah aku ceritakan kepada kalian sebuah hadis yang pernah aku dengar dari bapakku dari kakekku dari Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, beliau bersabda, "Janganlah kalian menjadikan kuburanku sebagai tempat perayaan, dan janganlah jadikan rumah kalian sebagai kuburan-kuburan, dan bershalawatlah kalian kepadaku, karena salam kalian akan sampai padaku di mana saja kalian berada!"

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah · Sahih dengan jalan-jalan periwayatan dan syahid-syahidnya

Penjelasan dari sumber

Ali bin Al-Husain -raḍiyallāhu 'anhu- mengabarkan kepada kita bahwa dia melihat seorang lelaki yang sedang berdoa kepada Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā- di sisi kuburan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Ia melarang tindakan itu dengan mengemukakan dalil dari hadis Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- yang disebutkan di dalamnya larangan kebiasaan mendatangi kubur beliau untuk ziarah, dan larangan mengosongkan rumah-rumah dari ibadah dan zikir kepada Allah. Beliau menyerupakannya dengan kuburan-kuburan sambil memberitahukan bahwa ucapan salam seorang muslim akan sampai kepada beliau di mana saja orang muslim itu berada.

الشرح

يخبرنا علي بن الحسين رضي الله عنه بأنه رأى رجلا يدعو الله سبحانه عند قبر النبي صلى الله عليه وسلم ، وأنه نهاه عن ذلك مستدلا بحديث النبي صلى الله عليه وسلم الذي ورد فيه النهي عن اعتياد قبره للزيارة، والنهي عن تعطيل البيوت من عبادة الله وذكره، وتشبيهها بالمقابر مخبرا أن سلام المسلم سيبلغه صلى الله عليه وسلم في أي مكان كان فيه المسلّم.

الفوائد

  1. مشروعية إنكار المنكر وتعليم الجاهل.
  2. المنع من السفر لزيارة قبر الرسول -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-؛ حمايةً للتوحيد.
  3. أن الغرض الشرعي من زيارة قبر النبي -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- هو السلام عليه فقط؛ وذلك يبلغه من القريب والبعيد.
  4. تحريم قصد قبر النبي -صلى الله عليه وسلم- لأجل الدعاء وكذا كل قبر.
  5. تحريم تعطيل البيوت من عبادة الله وذكره.
  6. تحريم الصلاة في المقابر.
  7. انتفاع الأموات بدعاء الأحياء.

Sumber: HadeethEnc.com. Konten ditampilkan tanpa modifikasi sesuai ketentuan sumber.

Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuklah kepada guru atau syarah yang terpercaya.