Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Hadits 4196

“Siapa yang berpuasa karena iman dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Klasifikasi

  • Fikih dan Uṣūl Fikih · Fikih Ibadah · Puasa · Keutamaan Puasa

النص العربي

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:

«مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»

متفق عليه · صحيح

Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda,

“Siapa yang berpuasa karena iman dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Muttafaq 'alaih · Sahih

Penjelasan dari sumber

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa orang yang berpuasa di bulan Ramadan atas dasar iman kepada Allah, mengimani kewajiban puasa dan pahala melimpah yang disiapkan oleh Allah Ta'ala kepada orang-orang yang berpuasa, serta mengharapkan wajah Allah Ta'ala, bukan riya dan sumah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

الشرح

يُخبِرُ النبيُّ صلى الله عليه وسلم أنَّ مَن صام شهر رمضان إيمانًا بالله، وتصديقًا بفَرْضِيَّةِ الصيام وما أعدَّ الله تعالى للصائمين مِن جَزيل الأجور والثواب، قاصدًا به وجهَ الله تعالى لا رياء ولا سُمْعَة، غُفرتْ له ذنوبُه الماضية.

Pelajaran dari sumber

  1. Keutamaan dan urgensi keikhlasan dalam melaksanakan puasa Ramadan dan amal saleh lainnya.

الفوائد

  1. فضل الإخلاص وأهميته في صيام رمضان وغيره من الأعمال الصالحة.

Sumber: HadeethEnc.com. Konten ditampilkan tanpa modifikasi sesuai ketentuan sumber.

Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuklah kepada guru atau syarah yang terpercaya.