Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Hadits 4204

Siapa yang Allah kehendaki (mendapat) kebaikan maka Dia akan memberinya musibah

Klasifikasi

  • Akidah · Iman Kepada Qaḍā` dan Qadar · Masalah-masalah Qaḍā` dan Qadar

النص العربي

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:

«مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ».

رواه البخاري · صحيح

Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda,

"Siapa yang Allah kehendaki (mendapat) kebaikan maka Dia akan memberinya musibah."

HR. Bukhari · Sahih

Penjelasan dari sumber

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa ketika Allah menginginkan kebaikan bagi salah seorang hamba-Nya yang beriman, Dia memberikan mereka ujian terkait diri, harta, dan keluarga mereka. Hal itu akan membuat seorang mukmin akan kembali kepada Allah Ta'ala melalui doa. Mereka juga akan mendapatkan pengampunan kesalahan dan pengangkatan derajat mereka.

الشرح

يُخبِرُ النبيُّ صلى الله عليه وسلم أنَّ الله إذا أراد بأحدٍ من عباده المؤمنين خيرًا ابتلاهم في أنفسهم وأموالهم وأهلهم، لِمَا يحصل فيه للمؤمن من اللجوء إلى الله تعالى بالدعاء، وتكفير السيئات، ورِفْعَة الدرجات.

Pelajaran dari sumber

  1. 1- Orang beriman riskan terhadap berbagai macam ujian.
  2. 2- Ujian bisa menjadi tanda cinta Allah kepada hamba-Nya untuk mengangkat derajatnya, meninggikan kedudukannya, dan mengampuni kesalahannya.
  3. 3- Anjuran untuk bersabar dan tidak berkeluh kesah ketika ditimpa musibah.

الفوائد

  1. أن المؤمن مُعرَّض لأنواع من البلاء.
  2. الابتلاء قد يكون أمارة حُبِّ الله لعبده، حتى يرفع درجته، ويُعْلِي مَرتبته، ويكفِّر خطيئته.
  3. الحث على الصبر عند المصائب وعدم الجزع.

Sumber: HadeethEnc.com. Konten ditampilkan tanpa modifikasi sesuai ketentuan sumber.

Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuklah kepada guru atau syarah yang terpercaya.