Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Hadits 4315

Sesungguhnya Allah -'Azza wa Jalla- menerima tobat seorang hamba selama nyawanya belum sampai ke tenggorokan.

Klasifikasi

  • Keutamaan dan Adab · Ar-Raqāiq dan Nasihat · Taubat

النص العربي

عن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «إن الله عز وجل يقبل تَوْبَةَ العَبْدِ ما لم يُغَرْغِرْ».

رواه الترمذي وابن ماجه وأحمد · حسن

Dari Abdullah bin Umar -raḍiyallāhu 'anhumā, dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, beliau bersabda, "Sesungguhnya Allah -'Azza wa Jalla- menerima tobat seorang hamba selama nyawanya belum sampai ke tenggorokan."

Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah - Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Ahmad · Hadis hasan

Penjelasan dari sumber

Allah -'Azza wa Jalla- menerima tobat seorang hamba selama nyawanya belum sampai di tenggorokan. Apabila nyawa sudah sampai ke tenggorokan, maka tidak ada tobat baginya. Hal ini berdasarkan firman Allah -Ta'ālā-, "Dan tobat itu tidaklah (diterima Allah) dari mereka yang melakukan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang dari mereka, (barulah) dia mengatakan, "Saya benar-benar bertobat sekarang." (QS. An-Nisa': 18).

الشرح

الله عز وجل يقبل توبة العبد ما لم تصل الروحُ الحلقومَ، فإذا وصلت الروحُ الحلقومَ فلا توبة، ولقوله تعالى : {وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّى إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآن}، [النساء: 18].

الفوائد

  1. من شروط التوبة أن تقع من المكلف قبل أن يصل إلى حالة لا تمكنُ الحياة بعدها عادة.
  2. لا تقبل التوبة في حالة الغرغرة.

Sumber: HadeethEnc.com. Konten ditampilkan tanpa modifikasi sesuai ketentuan sumber.

Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuklah kepada guru atau syarah yang terpercaya.