Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Hadits 5375

Siapa yang menimpakan keburukan pada orang lain, niscaya Allah akan menimpakan keburukan pada dirinya. Siapa yang menimpakan kesusahan terhadap orang lain, niscaya Allah akan menimpakan kesusahan terhadap dirinya

Klasifikasi

  • Akidah · Walā` dan Barā` · Hukum-Hukum Walā` dan Barā`

النص العربي

عن أبي صِرْمة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال:

«مَنْ ضَارَّ ضَارَّ اللهُ بِهِ، وَمَنْ شَاقَّ شَقَّ اللهُ عَلَيْهِ».

رواه أبو داود والترمذي وابن ماجه وأحمد · حسن

Abu Ṣirmah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,

"Siapa yang menimpakan keburukan pada orang lain, niscaya Allah akan menimpakan keburukan pada dirinya. Siapa yang menimpakan kesusahan terhadap orang lain, niscaya Allah akan menimpakan kesusahan terhadap dirinya."

HR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad · Hasan

Penjelasan dari sumber

Nabi ﷺ memperingatkan agar tidak menimpakan keburukan dan kesusahan terhadap seorang muslim pada perkara apa pun dalam urusannya; pada diri, harta atau keluarganya. Siapa yang melakukan hal itu, maka Allah akan menimpakan balasan dan hukuman yang sejenis dengan perbuatannya.

الشرح

حَذَّرَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم مِن إدخالِ المَضَرَّة على المسلم، أو إلحاق المَشَقَّة به في أي أمر من أموره؛ في نفسه أو ماله أو أهله، وأنَّ من فعل ذلك فإن الله يُجازيه ويعاقبُه من جِنْسِ عملِه.

Pelajaran dari sumber

  1. 1- Pengharaman tindakan menimpakan keburukan dan kesusahan terhadap seorang muslim.
  2. 2- Balasan Allah untuk para hamba-Nya.

الفوائد

  1. تحريم الإضرار بالمسلم وإلحاق المشقة به.
  2. انتقام الله لعباده.

Sumber: HadeethEnc.com. Konten ditampilkan tanpa modifikasi sesuai ketentuan sumber.

Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuklah kepada guru atau syarah yang terpercaya.