Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Hadits 5431

Siapa yang menyantap makanan lalu mengucapkan, 'Alḥamdulillāhillażī aṭ'amanī hāżā wa razaqanīhi min gairi ḥaulin minnī wa lā quwwah (Artinya: Segala puji hanya milik Allah yang telah memberiku makanan dan menganugerahkan rezeki kepadaku tanpa ada daya dan kekuatan dariku),' niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu

Klasifikasi

  • Keutamaan dan Adab · Fikih Doa dan Zikir · Zikir-zikir Untuk Urusan Mendadak

النص العربي

عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

«مَنْ أَكَلَ طَعَامًا فَقَالَ: الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلاَ قُوَّةٍ، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ».

رواه أبو داود والترمذي وابن ماجه وأحمد · حسن

Sahl bin Mu'āż bin Anas meriwayatkan dari ayahnya, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda,

"Siapa yang menyantap makanan lalu mengucapkan, 'Alḥamdulillāhillażī aṭ'amanī hāżā wa razaqanīhi min gairi ḥaulin minnī wa lā quwwah (Artinya: Segala puji hanya milik Allah yang telah memberiku makanan dan menganugerahkan rezeki kepadaku tanpa ada daya dan kekuatan dariku),' niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."

HR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad · Hasan

Penjelasan dari sumber

Nabi ﷺ menganjurkan orang yang menyantap suatu makanan agar memuji Allah, bahwa aku tidak memiliki kekuatan untuk mendatangkan makanan maupun menyantapnya kecuali dengan pertolongan dan bantuan dari Allah Ta'ala.

Kemudian beliau ﷺ memberi kabar gembira kepada orang yang mengucapkannya bahwa ia berhak mendapatkan ampunan Allah terkait semua dosa kecilnya yang telah lalu.

الشرح

يحثُّ النبيُّ صلى الله عليه وسلم مَن أَكلَ طعامًا بأنْ يَحمدَ الله، فلا قدرة لي في جلب الطعام، ولا في أكله إلا بالله تعالى وإعانته، ثم بشَّر صلى الله عليه وسلم مَن قال ذلك بأنه مستحق لمغفرة الله له ما مضى من ذنوبه الصغائر.

Pelajaran dari sumber

  1. 1- Anjuran memuji Allah Ta'ala setelah makan.
  2. 2- Menjelaskan besarnya karunia Allah Ta'ala kepada hamba-hamba-Nya, yaitu Allah memberikan mereka rezeki serta memudahkan bagi mereka sebab-sebabnya dan menjadikan pengampunan kesalahan di dalamnya.
  3. 3- Urusan hamba seluruhnya datang dari Allah ﷻ, bukan dengan upaya dan kekuatan mereka, sedangkan hamba hanya diperintahkan melakukan sebab.

الفوائد

  1. استحباب حَمْد الله تعالى في آخر الطعام.
  2. بيان عظيم فضل الله تعالى على عباده حيث رزَقَهم ويَسَّرَ لهم أسباب الرزق وجعل في ذلك تكفير السيئات.
  3. أمور العباد كلها من الله عز وجل، وليست بحولهم وقوتهم، والعبد مأمور بفعل الأسباب.

Sumber: HadeethEnc.com. Konten ditampilkan tanpa modifikasi sesuai ketentuan sumber.

Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuklah kepada guru atau syarah yang terpercaya.