Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Hadits 5935

Takutlah kalian kepada Allah dalam urusan hewan-hewan ini, maka tunggangilah ia dalam keadaan baik, dan makanlah ia dalam keadaan baik.

Klasifikasi

  • Dakwah dan Ḥisbah · Dakwah Kepada Allah · Hak-hak Hewan dalam Islam

النص العربي

عن سهل بن عمرو رضي الله عنه قال: مرَّ رسول الله صلى الله عليه وسلم ببعير قد لَحِق ظَهْرُه ببَطْنِهِ، فقال: «اتقوا الله في هذه البهائم المُعْجَمة، فاركَبُوها صالحة، وكُلُوها صالحة».

رواه أبو داود وأحمد · صحيح

Dari Sahl bin 'Amru -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah melewati seekor unta yang punggungnya hampir menyentuh perutnya (sangat kurus), maka beliau bersabda, “Takutlah kalian kepada Allah dalam urusan hewan-hewan ini, maka tunggangilah ia dalam keadaan baik, dan makanlah ia dalam keadaan baik”.

Diriwayatkan oleh Abu Daud - Diriwayatkan oleh Ahmad · Hadis sahih

Penjelasan dari sumber

Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah melihat seekor unta yang punggungnya hampir menyentuh perutnya disebabkan oleh rasa lapar yang hebat, maka beliau -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pun memerintahkan untuk bersikap lemah-lembut terhadap hewan, dan bahwa setiap insan wajib memperlakukannya dengan baik; (dengan) tidak membebaninya pekerjaan yang tidak disanggupinya, tidak melalaikan haknya untuk makan dan minum, sehingga jika ia mengendarainya, ia layak untuk ditunggangi. Jika (akan) dimakan, maka ia pun layak untuk dimakan.

الشرح

رأى النبي صلى الله عليه وسلم بعيرًا قد لصق ظهرُه ببطنه من شدة الجوع، فأمَر صلى الله عليه وسلم بالرِّفْق بالبهائم، وأنه يجب على الإنسان أن يعاملها معاملة حسنة فلا يُكَلِّفها ما لا تستطيع، ولا يُقَصِّر في حقِّها في أَكْل أو شُرْب، فإن ركبها بعد كانت صالحة للركوب، وإن أكلها كانت صالحة للطعام.

الفوائد

  1. الأمر بتقوى الله -عز وجل-.
  2. وجوب الإحسان إلى الحيوان، بعدم تحميله أكثر من الذي يستطيع.
  3. الأمر بالمحافظة على الأموال وعدم إتلافها.

Sumber: HadeethEnc.com. Konten ditampilkan tanpa modifikasi sesuai ketentuan sumber.

Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuklah kepada guru atau syarah yang terpercaya.