Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Hadits 64689

Rasulullah ﷺ melaknat pemberi dan penerima suap dalam putusan pengadilan

Klasifikasi

  • Fikih dan Uṣūl Fikih · Pengadilan · Adab-adab Hakim

النص العربي

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال:

لَعَنَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّاشِيَ وَالْمُرْتَشِيَ فِي الْحُكْمِ.

رواه الترمذي وأحمد · صحيح

Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- berkata,

"Rasulullah ﷺ melaknat pemberi dan penerima suap dalam putusan pengadilan."

HR. Tirmizi dan Ahmad · Sahih

Penjelasan dari sumber

Nabi ﷺ mendoakan agar orang yang memberi dan menerima suap dikeluarkan dan dijauhkan dari rahmat Allah ﷻ. Di antara bentuk suap adalah apa yang diberikan kepada hakim agar mereka berat sebelah dalam membuat keputusan yang mereka tangani, supaya si pemberi mendapatkan keinginannya dengan cara yang tidak benar.

الشرح

دعا النبيُّ صلى الله عليه وسلم بالطرد والإبعاد من رحمة الله عز وجل لدافع الرشوة وآخذها وقابضها. ومن ذلك ما يُدفع للقُضاة ليَحِيْفُوا في الحُكْم الذي يَتَولونه؛ ليتوصل به المُعطي إلى مراده بغير حق.

Pelajaran dari sumber

  1. 1- Diharamkan memberi dan menerima suap, menjadi perantaranya, dan membantu pelaksanaannya karena semua itu merupakan bentuk tolong-menolong di atas kebatilan.
  2. 2- Suap termasuk dosa besar karena Rasulullah ﷺ melaknat orang yang menerima dan memberikannya.
  3. 3- Suap dalam peradilan lebih besar kejahatan dan dosanya karena di dalamnya terkandung kezaliman dan pengambilan keputusan tidak dengan hukum yang diturunkan Allah.

الفوائد

  1. يَحْرُمُ بذل الرشوة، وأخذُهَا، والتوسُّطُ فيها، والإعانةُ عليها؛ لما فيها من التعاون على الباطل.
  2. الرشوة من كبائر الذنوب؛ لأنَّ رسول الله صلى الله عليه وسلم لعن آخذَها ومعطيَها.
  3. الرشوة في باب القضاء والحُكْم أعظم جُرْمًا، وأشد إثمًا؛ لما فيها من الظلم والحكم بغير ما أنزل الله.

Sumber: HadeethEnc.com. Konten ditampilkan tanpa modifikasi sesuai ketentuan sumber.

Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuklah kepada guru atau syarah yang terpercaya.