Hadits 65083
Apabila salah seorang kalian merasakan sesuatu dalam perutnya, lalu dia ragu apakah ada sesuatu yang keluar ataukah tidak, maka janganlah dia keluar dari masjid sampai mendengar suara atau mencium aroma
Klasifikasi
- Fikih dan Uṣūl Fikih · Uṣūl Fikih · Kaidah Fikih dan Kaidah Uṣūl
- Fikih dan Uṣūl Fikih · Fikih Ibadah · Ṭahārah · Wudu · Pembatal-pembatal Wudu
النص العربي
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
«إِذَا وَجَدَ أَحَدُكُمْ فِي بَطْنِهِ شَيْئًا، فَأَشْكَلَ عَلَيْهِ أَخَرَجَ مِنْهُ شَيْءٌ أَمْ لَا، فَلَا يَخْرُجَنَّ مِنَ الْمَسْجِدِ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا، أَوْ يَجِدَ رِيحًا».
رواه مسلم · صحيح
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda,
"Apabila salah seorang kalian merasakan sesuatu dalam perutnya, lalu dia ragu apakah ada sesuatu yang keluar ataukah tidak, maka janganlah dia keluar dari masjid sampai mendengar suara atau mencium aroma."
HR. Muslim · Sahih
Penjelasan dari sumber
Nabi ﷺ menerangkan, ketika seorang yang salat ragu ada sesuatu dalam perutnya, dia bingung apakah sesuatu itu telah keluar ataukah tidak, maka janganlah dia meninggalkan salatnya dan membatalkannya untuk mengulang wudu sampai dia yakin ada hadas yang membatalkan wudunya, yaitu dia mendengar suara kentut atau mencium aroma; karena sesuatu yang sudah pasti tidak dapat dibatalkan oleh keragu-raguan, yaitu dia yakin masih suci sedangkan hadas itu diragukan.
الشرح
بَيَّنَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم أنَّه إذا تردَّد في بطن المصلي شيءٌ، فالتَبَسَ عليه أَخَرَجَ منه شيءٌ أم لا؟ فلا ينصَرف مِن صلاته ويقطعها لإعادة الوضوء، حتى يتيقَّن وجودَ الحَدَثِ الناقِضِ لوضوئه؛ بأنْ يسمعَ صوتَ الرِّيح، أو يَشمَّ الرائحة؛ لأن المتَيقَّن لا يبطلُه الشَّك، وهو قد تيقَّن الطَّهارةَ، والحَدَثُ مشكوكٌ فيه.
Pelajaran dari sumber
- 1- Hadis ini adalah salah satu pokok Islam dan salah satu kaidah fikih, yaitu: sesuatu yang sudah diyakini tidak boleh gugur dengan sebuah keraguan, dan juga kaidah: hukum asal sesuatu yang sudah ada tetap pada keadaan sebelumnya sampai diyakini ada yang menyelisihinya.
- 2- Keraguan tidak berpengaruh pada kesucian (wudu), dan orang yang salat tetap di atas wudunya selama tidak meyakini adanya suatu hadas.
الفوائد
- هذا الحديث أصل من أصول الإسلام وقاعدة من قواعد الفقه، وهي: أن اليقين لا يزول بالشك، والأصل بقاء ما كان على ما كان، حتى يتيقن خلاف ذلك.
- الشك غير مؤثر في الطهارة، والمصلي باقٍ على طهارته ما لم يتيقن حَدَثًا.