Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Hadits 65416

Janganlah kalian melarang hamba-hamba perempuan Allah (kaum wanita) untuk pergi ke masjid. Akan tetapi, hendaklah mereka keluar dalam keadaan tidak memakai wewangian

Klasifikasi

  • Fikih dan Uṣūl Fikih · Fikih Keluarga · Pakaian dan Perhiasan
  • Fikih dan Uṣūl Fikih · Fikih Keluarga · Hukum-hukum Seputar Wanita · Jurisprudence for Muslim Women
  • Fikih dan Uṣūl Fikih · Fikih Ibadah · Salat · Hukum-hukum Terkait Mesjid

النص العربي

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

«لَا تَمْنَعُوا إِمَاءَ اللَّهِ مَسَاجِدَ اللَّهِ، وَلَكِنْ لِيَخْرُجْنَ وَهُنَّ تَفِلَاتٌ».

رواه أبو داود · حسن

Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,

"Janganlah kalian melarang hamba-hamba perempuan Allah (kaum wanita) untuk pergi ke masjid. Akan tetapi, hendaklah mereka keluar dalam keadaan tidak memakai wewangian."

HR. Abu Daud · Hasan

Penjelasan dari sumber

Nabi ﷺ melarang wali atau penanggung jawab perempuan untuk tidak mengizinkan mereka pergi ke masjid. Namun, beliau juga memerintahkan para wanita agar ketika keluar menuju masjid tidak memakai wewangian serta berhias berlebihan supaya tidak menjadi sebab timbulnya fitnah bagi kaum laki-laki.

الشرح

نهى النبي صلى الله عليه وسلم ولي المرأة والمسؤول عنها عن منع النساء من المساجد، وأَمَرَ النساء عند الخروج أن يخرجن غير متطيبات ولا متبرجات بزينة؛ حتى لا يكنَّ سببًا في فتنة الرجال.

Pelajaran dari sumber

  1. 1- Seorang wanita boleh salat di masjid jika aman dari fitnah, serta ia keluar tanpa berhias dan tidak memakai wewangian.
  2. 2- Hadis ini sebagai dalil bahwa seorang wanita tidak boleh keluar dari rumah suaminya kecuali dengan seizinnya, karena perintah memberikan izin diarahkan kepada suami.
  3. 3- Perhatian Islam terhadap kaum wanita, serta tidak melarang mereka dari hal-hal yang dapat mendatangkan kebaikan bagi diri mereka, seperti keluar untuk menuntut ilmu atau kegiatan semisal.
  4. 4- Laki-laki sebagai wali dan penanggung jawab bagi wanita.

الفوائد

  1. الإذن للمرأة بالصلاة في المسجد إذا أمنت الفتنة، وخرجت بدون زينة ولا طيب.
  2. استدل به على أن المرأة لا تخرج من بيت زوجها إلا بإذنه، لتوجه الأمر إلى الأزواج بالإذن.
  3. حرص الإسلام على النساء، وعدم منعها مما قد يكون فيه خير لها من الخروج لطلب العلم ونحوه.
  4. ثبوت ولاية الرجل على المرأة ورعايته لها.

Sumber: HadeethEnc.com. Konten ditampilkan tanpa modifikasi sesuai ketentuan sumber.

Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuklah kepada guru atau syarah yang terpercaya.