Hadits 66272
Sesungguhnya aku tidak diutus sebagai orang yang gemar melaknat, tetapi aku diutus sebagai kasih sayang
Klasifikasi
- Sejarah dan Tarikh · Sirah Nabawiyah · Sifat-sifat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- · Petunjuk Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-
النص العربي
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قِيلَ: يَا رَسُولَ اللهِ ادْعُ عَلَى المُشْرِكِينَ قَالَ:
«إِنِّي لَمْ أُبْعَثْ لَعَّانًا، وَإِنَّمَا بُعِثْتُ رَحْمَةً».
رواه مسلم · صحيح
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- menuturkan: Ada seseorang berkata, "Wahai Rasulullah, doakanlah keburukan untuk orang-orang musyrik." Beliau bersabda,
"Sesungguhnya aku tidak diutus sebagai orang yang gemar melaknat, tetapi aku diutus sebagai kasih sayang."
HR. Muslim · Sahih
Penjelasan dari sumber
Nabi ﷺ diminta agar mendoakan keburukan bagi orang-orang yang menyekutukan Allah, maka beliau menjawab, "Sesungguhnya aku diutus oleh Allah bukan sebagai orang yang suka melaknat yang mendoakan keburukan bagi manusia agar jauh dan terusir dari rahmat Allah, sehingga aku menutup mereka dari kebaikan. Aku tidak diutus untuk hal tersebut. Akan tetapi, aku diutus untuk menjadi sebab kebaikan serta kasih sayang bagi manusia umumnya, dan kaum mukminin khususnya."
الشرح
طُلب من النبي صلى الله عليه وسلم أن يدعوَ على المشركين بالله، فقال: إني لم أبعث من الله وأُرسل لعانًا أدعو على الناس بالإبعاد والطرد من رحمة الله فأقطعهم عن الخير، إني لم أبعث لهذا، وإنما بُعثتُ لأكون سبب خير ورحمة للناس عامة، وللمؤمنين خاصة.
Pelajaran dari sumber
- 1- Kesempurnaan akhlak Nabi ﷺ.
- 2- Pentingnya membersihkan lisan dari celaan dan laknat, sebagai bentuk meneladani Nabi ﷺ.
- 3- Hadis ini mengandung larangan melaknat.
- 4- Anjuran untuk bersikap kasih sayang kepada sesama manusia.
الفوائد
- كمال خلقه صلى الله عليه وسلم.
- أهمية تنزيه اللسان من السباب واللعن اقتداءً بالنبي صلى الله عليه وسلم.
- فيه النهي عن اللعن.
- الحث على الرحمة بالناس.