Hadits 66531
Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh pula membahayakan orang lain
Klasifikasi
- Fikih dan Uṣūl Fikih · Uṣūl Fikih · Kaidah Fikih dan Kaidah Uṣūl
النص العربي
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ سَعْدِ بْنِ مَالِكِ بْنِ سِنَانٍ الخُدْرِيّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
«لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ».
رواه ابن ماجه، والدارقطني، وغيرهما مسندًا · حسن
Abu Sa'īd Sa'ad bin Mālik bin Sinān al-Khudriy -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,
"Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh pula membahayakan orang lain."
HR. Ibnu Majah, Daraqutni dan yang lainnya secara musnad · Hasan
Penjelasan dari sumber
Nabi ﷺ menjelaskan bahwa seseorang wajib menepis segala macam dan bentuk kemudaratan terhadap diri sendiri dan orang lain, sehingga siapa pun tidak boleh menyakiti dirinya atau orang lain. Demikian pula ia tidak boleh membalas keburukan dengan keburukan, karena hukum asalnya keburukan tidak boleh dihilangkan dengan keburukan juga, kecuali dalam bentuk kisas tanpa melampaui batas.
الشرح
بَيَّنَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم أنه يَجِبُ دفعُ الضررِ بمختلف أنواعه ومظاهره عن النفس وعن الآخرين، فلا يَحِلُّ لأحدٍ أن يُؤذيَ نفسَه أو غيرَه على حد سواء. ولا يَحلُّ له أن يقابِلَ الضررَ بالضرر؛ لأن الضررَ لا يُزال بالضرر إلا على سبيل القصاص دون تعدٍّ.
Pelajaran dari sumber
- 1- Larangan membalas dengan kadar yang lebih dari semisalnya.
- 2- Allah tidak memerintahkan hamba-Nya kepada hal yang akan mendatangkan keburukan pada mereka.
- 3- Hadis ini merupakan kaidah haramnya menimpakan keburukan kepada diri sendiri dan orang lain, baik dengan ucapan, perbuatan atau pembiaran.
- 5- Salah satu kaidah syariat adalah keburukan mesti dihilangkan. Syariat tidak membiarkan keburukan dan mengingkari perbuatan yang membahayakan orang lain.
الفوائد
- النهي عن المجازاة بأكثر من المِثْل.
- لم يأمر اللهُ عبادَه بشيء يضرُّهم.
- الحديث قاعدة في تحريم الضرر، والضرار بالقول أو بالفعل أو بالترك.
- من قواعد الشريعة: أن "الضرر يُزال"، فالشريعة لا تُقِرُّ الضرر، وتنكر الإضرار.