Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Hadits 8377

Apabila salah seorang kalian bangun tidur, hendaklah ia menyemburkan air dari hidungnya tiga kali karena setan bermalam di dalam hidungnya

Klasifikasi

  • Fikih dan Uṣūl Fikih · Fikih Ibadah · Ṭahārah · Wudu · Tata Cara Wudu

النص العربي

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

«إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيَاشِيمِهِ».

متفق عليه · صحيح

Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda,

"Apabila salah seorang kalian bangun tidur, hendaklah ia menyemburkan air dari hidungnya tiga kali karena setan bermalam di dalam hidungnya."

Muttafaq 'alaih · Sahih

Penjelasan dari sumber

Nabi ﷺ menganjurkan orang yang bangun tidur agar melakukan istinṡār tiga kali. Istinṡār adalah mengeluarkan air dari hidung setelah memasukkannya karena setan bermalam di dalam hidung seluruhnya.

الشرح

يَحُثُّ النبيُّ صلى الله عليه وسلم مَن استيقظ مِن مَنامِه أن يَستنثر ثلاث مرات؛ والاستنثار هو إخراج الماء من الأنف بعد إدخاله، وذلك لأن الشيطان يَبيت على الخيشوم -وهو الأنف كلُّه-.

Pelajaran dari sumber

  1. 2- Perintah kepada semua orang yang bangun tidur agar melakukan istinṡār (menyemburkan air dari hidung) untuk menghilangkan bekas setan dari hidungnya. Apabila ia akan berwudu, maka perintah istinṡār lebih ditekankan.
  2. 3- Istinṡār bagian dari kesempurnaan faedah istinsyāq (menghirup air ke dalam hidung) karena istinsyāq adalah membersihkan bagian dalam hidung, sedangkan istinṡār dapat mengeluarkan kotoran tersebut bersama air.
  3. 4- Mengkhususkan hal itu pada tidur malam, yaitu diambil dari lafaz "yabīt" karena istilah itu hanya berlaku pada tidur malam. Selain itu, karena tidur malam berpotensi lama dan nyenyak.
  4. 5- Di dalam hadis ini terdapat dalil yang menunjukkan bahwa setan dapat menyentuh manusia, sementara ia tidak merasakannya.

الفوائد

  1. يُشرع لكلِّ مَن استيقظ مِن النوم أنْ يستنثر إزالةً لأثر الشيطان من أنفه، وإذا كان سيتوضأ، فالأمر بالاستنثار حينئذ آكد.
  2. الاستنثار من تمام فائدة الاستنشاق؛ لأن الاستنشاق تنظيف داخل الأنف، والاستنثار يُخرِج ذلك الوَسَخَ مع الماء.
  3. تَقْيِيْدُه بنوم الليل، أخذًا مِن لفظ "يَبيت"؛ فإنّ البيتوتةَ لا تكون إلا من نوم الليل، ولأنه مَظِنَّة الطول والاستغراق.
  4. في الحديث دليلٌ على مُلابَسَةِ الشيطان للإنسان وهو لا يَشْعُرُ بذلك.

Sumber: HadeethEnc.com. Konten ditampilkan tanpa modifikasi sesuai ketentuan sumber.

Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuklah kepada guru atau syarah yang terpercaya.