Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Hadits 8964

Siapa yang bersumpah atas nama amanah, maka dia bukan termasuk golongan kami

Klasifikasi

  • Akidah · Nama dan Hukum · Syirik

النص العربي

عَنْ بُرَيْدَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

«مَنْ حَلَفَ بِالْأَمَانَةِ فَلَيْسَ مِنَّا».

رواه أبو داود وأحمد · صحيح

Buraidah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda,

"Siapa yang bersumpah atas nama amanah, maka dia bukan termasuk golongan kami."

HR. Abu Daud dan Ahmad · Sahih

Penjelasan dari sumber

Nabi ﷺ melarang dan mengingatkan agar tidak bersumpah atas nama amanah dan bahwa orang yang melakukan hal itu bukan termasuk golongan kita.

الشرح

نَهَى النبيُّ صلى الله عليه وسلم وحَذَّرَ مِن الحَلِف بالأمانة، وأنَّ مَن فَعل ذلك فليس منا.

Pelajaran dari sumber

  1. 1- Pengharaman bersumpah dengan selain Allah Ta'ala, di antaranya bersumpah dengan amanah, dan bahwa hal itu hukumnya syirik kecil.
  2. 2- Amanah mencakup ketaatan, ibadah, titipan, pembayaran, dan keamanan.
  3. 3- Sumpah tidak terealisasi kecuali dengan nama-nama Allah atau salah satu sifat-Nya.
  4. 4- Al-Khaṭṭābiy berkata, "Sepertinya, pemakruhannya adalah karena beliau memerintahkan bersumpah dengan Allah dan sifat-Nya, sementara amanah tidak termasuk sifat-Nya, melainkan satu di antara perintah-Nya dan salah satu kewajiban dari-Nya, sehingga mereka dilarang melakukan hal itu karena mengandung penyetaraan antara amanah dengan nama Allah ﷻ dan sifat-sifat-Nya."

الفوائد

  1. تَحريم الحَلِف بغير الله تعالى، ومنه: الحلف بالأمانة، وأنه من الشرك الأصغر.
  2. الأمانة تَشمل الطاعة والعبادة والوديعة والنقد والأمان.
  3. اليمين لا تنعقد إلا بالله تعالى أو باسم من أسمائه أو بصفة من صفاته.
  4. قال الخطابي: هذا يشبه أن تكون الكراهة فيه من أجل أنه أَمَرَ أَن يحلف بالله وبصفاته، وليست الأمانة من صفاته، وإنما هي أَمْرٌ من أَمْرِه، وفَرْض من فروضه، فنُهوا عنه لما في ذلك من التسوية بينها وبين أسماء الله عز وجل وصفاته.

Sumber: HadeethEnc.com. Konten ditampilkan tanpa modifikasi sesuai ketentuan sumber.

Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuklah kepada guru atau syarah yang terpercaya.