Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Kategori

Adab-adab Syar'i

188 hadits pada snapshot yang tersedia.

  1. Hadits 5451

    Rasulullah -ṣallallahu 'alaihi wasallam- melarang minum dari mulut teko atau qirbah (kantong air dari kulit).

    Diriwayatkan oleh Bukhari - Muttafaq 'alaih · Hadis sahih

  2. Hadits 5452

    ٌRasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melarang membengkokkan mulut kantong air.

    Muttafaq 'alaih · Hadis sahih

  3. Hadits 5453

    Nabi ‎-ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melarang meniup minuman.

    Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Ahmad - Diriwayatkan oleh Malik - Diriwayatkan oleh Dārimi · Hadis sahih

  4. Hadits 5458

    Aku pernah lewat di hadapan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- sementara sarungku terjurai. Maka beliau bersabda, "Wahai Abdullah, naikkan sarungmu!" Aku pun menaikkannya. Kemudian beliau bersabda, "naikkan lagi!" Aku pun menaikkannya lagi. Sejak itu aku selalu menjaga agar sarungku sebatas itu. Sebagian orang bertanya, "Sampai di mana batasnya?" Ia menjawab, "Sampai pertengahan betis."

    Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih

  5. Hadits 5469

    Ya Allah! Sembuhkanlah Sa'ad! Ya Allah! Sembuhkanlah Sa'ad!

    Muttafaq 'alaih, dan ini redaksi Muslim · Hadis sahih

  6. Hadits 5501

    Jika kalian enggan (meninggalkannya), maka berikan hak-hak jalan! Mereka bertanya, "Apa hak jalan itu?" Beliau bersabda, "Menjaga mata, tidak mengganggu, membalas salam, amar makruf dan nahi mungkar."

    Muttafaq 'alaih · Hadis sahih

  7. Hadits 5519

    Celakalah orang yang berbicara lalu berdusta untuk membuat orang lain tertawa. Celakalah dia, celakalah dia

    Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Nasā`i - Diriwayatkan oleh Abu Daud - Diriwayatkan oleh Ahmad · Hadis hasan

  8. Hadits 5541

    Ya Allah! Pemelihara manusia, penghilang kesusahan, sembuhkanlah. Engkaulah Maha Penyembuh, tidak ada penyembuh kecuali Engkau, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit

    Diriwayatkan oleh Bukhari · Hadis sahih

  9. Hadits 5542

    Ażhibil-ba`sa, rabban-nās, wa-syfi antasy-syāfī, lā syifā`a illā syifā`uka, syifā`an lā yugādiru saqaman (Hilangkanlah penyakit ini, wahai Tuhan manusia! Sembuhkanlah ia, karena Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan, tiada kesembuhan selain kesembuhan-Mu, dengan kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit)

    Muttafaq 'alaih · Sahih

  10. Hadits 5647

    Sesungguhnya seorang muslim apabila menjenguk saudaranya yang muslim, ia terus-menerus berada di (antara) buah-buahan surga sampai ia kembali.

    Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih