Ensiklopedi Hadits
Kategori
Fikih dan Uṣūl Fikih
1102 hadits pada snapshot yang tersedia.
- Hadits 5207
Aku menyertai Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, dalam safar beliau tidak mengerjakan lebih dari dua rakaat. Pun (aku menyertai) Abu Bakar, Umar dan Uṡmān, seperti itu juga.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 5208
Semoga badanmu terluka, dan rambutmu rontok, apakah ia sudah melakukan tawaf di hari Naḥr? Dijawab, "Ya." Beliau bersabda, "Maka berangkatlah."
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 5209
Aku pernah melaksanakan salat di belakang Rasulullah - șallallāhu 'alaihi wa sallam- terhadap (jenazah) perempuan yang meninggal dunia saat nifas, lantas beliau berdiri di tengah-tengah (jasad) perempuan itu.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 5212
Tidaklah Nabi ﷺ mengerjakan suatu salat setelah turun surah Iżā jā`a naṣrullāhi wal-fatḥ (An-Naṣr) kecuali di dalamnya beliau membaca, "Subḥānaka rabbanā wa biḥamdika allāhumma-gfir lī (Mahasuci Engkau, wahai Tuhan kami, aku memuji-Mu. Ya Allah! Ampunilah aku)
Muttafaq 'alaih · Sahih
- Hadits 5213
Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah mengutus seorang sahabat untuk memimpin pasukan sariyah (perang yang tidak diikuti Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-). Sahabat ini senantiasa mengimami salat pasukannya dan mengakhiri bacaannya dengan (surah) Qul Huwallāhu Aḥad.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 5214
Pada zaman Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah terjadi gerhana matahari. Beliau lalu mengutus seseorang untuk memanggil manusia dengan ucapan: Aṣ-ṣalātu jāmi'ah (mari kita salat berjemaah). Orang-orang lantas berkumpul. Nabi pun maju, lalu bertakbir dan salat dengan empat kali rukuk dan empat kali sujud dalam dua rakaat.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 5215
Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda keagungan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang atau kehidupan seseorang. Jika kalian melihat keduanya mengalami gerhana, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, salatlah dan bersedekahlah!
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 5216
Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memulai salat dengan takbiratul ihram dan memulai bacaan dengan "Alḥamdulillāhi Rabbil 'ālamīn". Ketika rukuk beliau tidak terlalu mengangkat kepala dan juga tidak terlalu menundukkannya, tetapi pertengahan antara keduanya.
Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih
- Hadits 5217
Saya pernah tidur melintang di hadapan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan kedua kakiku tepat di kiblat beliau. Jika beliau hendak sujud, maka beliau meraba kakiku dan aku pun menarik kedua kakiku. Dan ketika berdiri, maka akupun meluruskan keduanya. Saat itu tidak ada lampu di rumah.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 5218
Di setiap malam, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pasti melakukan salat witir; dari awal malam, pertengahan malam dan akhir malam hingga witirnya selesai pada waktu sahur.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih