Ensiklopedi Hadits
Kategori
Jihad
76 hadits pada snapshot yang tersedia.
- Hadits 2973
Berangkat di waktu pagi atau sore hari (untuk berjihad) di jalan Allah lebih baik daripada tempat terbit dan terbenamnya matahari.
Diriwayatkan oleh Muslim - Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 2978
Bahwasannya Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-membagikan harta rampasan perang untuk tentara berkuda dua bagian dan untuk tentara pejalan kaki satu bagian.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 2982
Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memberikan tambahan (harta rampasan) kepada sebagian orang yang beliau utus dalam peperangan untuk diri mereka secara khusus selain bagian yang didapat semua pasukan.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 2983
Harta benda Bani Naḍīr adalah fa`i (pemberian Allah) kepada Rasul-Nya -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- saat kaum Muslimin tidak memacu kuda dan kendaraan perang
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 2991
Tidaklah satu luka (yang dialami) orang yang terluka di jalan Allah, melainkan ia pasti datang pada hari kiamat dalam keadaan lukanya mengeluarkan darah. Warnanya warna darah dan wanginya wangi minyak kasturi.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 2998
Siapa yang membunuh seorang musuh (di medan jihad) dan ia mempunyai saksi, maka harta orang tersebut menjadi miliknya
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 2999
Kami berperang bersama Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- sebanyak tujuh kali, kami selalu makan belalang
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 3157
Siapa yang memohon mati syahid kepada Allah dengan tulus, Allah akan menyampaikannya ke tingkatan syuhada, walaupun ia meninggal di atas tempat tidurnya
HR. Muslim · Sahih
- Hadits 3194
Seorang pria bertanya kepada Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- saat Perang Uhud, “Bagaimanakah menurut Anda jika aku terbunuh, di manakah aku?” Beliau menjawab, “Di Surga.” Maka pria itu pun membuang kurma yang ada di tangannya, lalu berperang hingga gugur terbunuh.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 3288
Ganimah tidak dihalalkan bagi siapa pun sebelum kita. Kemudian Allah menghalalkan ganimah untuk kita karena Allah melihat kelemahan dan ketidakmampuan kita. Dia pun menghalalkannya untuk kita.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih