Ensiklopedi Hadits
Kategori
Keutamaan dan Adab
741 hadits pada snapshot yang tersedia.
- Hadits 4723
Tidaklah manusia memenuhi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah bagi anak Adam itu beberapa suap yang dapat menegakkan tulang punggungnya. Jika memang harus melebihi itu, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga untuk nafasnya
HR. Ahmad, Tirmizi, Nasai dan Ibnu Majah · Sahih
- Hadits 4797
Siapa yang bertobat sebelum matahari terbit dari barat maka Allah menerima tobatnya
Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih
- Hadits 4801
Siapa yang mengangkat satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, Allah akan angkat darinya satu kesusahan hari Kiamat
HR. Muslim · Sahih
- Hadits 4808
Demi Allah, sesungguhnya aku beristighfar kepada Allah dan bertobat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.
Diriwayatkan oleh Bukhari · Hadis sahih
- Hadits 4809
Wahai sekalian manusia! Bertobatlah kepada Allah. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Nya dalam sehari sebanyak seratus kali
HR. Muslim · Sahih
- Hadits 4814
Diperlihatkan kepadaku surga dan neraka. Aku belum pernah melihat seperti hari ini dalam kebaikan dan keburukan. Kalau saja kalian tahu apa yang kutahu, sungguh kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis
Muttafaq 'alaih · Sahih
- Hadits 4817
Ada seorang hamba melakukan suatu dosa, lalu ia berkata, "Ya Allah! Ampunilah dosaku
Muttafaq 'alaih · Sahih
- Hadits 4828
Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- apabila beliau telah mengangkat hidangannya (selesai makan), beliau mengucapkan, "Segala puji hanya milik Allah dengan pujian yang banyak, yang baik lagi penuh dengan keberkahan, tidak ada yang (bisa) mencukupi-Nya, tidak ada yang ampu meninggalkan-Nya, serta tidak ada yang tidak membutuhkan-Nya, wahai Rabb kami."
Diriwayatkan oleh Bukhari · Hadis sahih
- Hadits 4925
Jibril datang kepada Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, ia berkata, "Apa kedudukan Ahli Badar di antara kalian?" Beliau menjawab, "Mereka adalah kaum muslimin yang paling utama"
Diriwayatkan oleh Bukhari · Hadis sahih
- Hadits 4927
Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- biasa berdiri di atas sebatang pohon (kurma) ketika berkhotbah. Setelah dibuatkan mimbar, kami mendengar sesuatu pada batang pohon (kurma) tersebut seperti suara binatang yang bunting sehingga Nabi-ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- turun lalu meletakan tangannya padanya. Setelah itu, batang pohon itu pun diam.
Diriwayatkan oleh Bukhari · Hadis sahih