Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Kategori

Keutamaan Zikir

25 hadits pada snapshot yang tersedia.

  1. Hadits 3007

    'Ketahuilah, sungguh aku tidak meminta kalian bersumpah karena menuduh kalian berdusta, akan tetapi Jibril datang kepadaku dan mengabarkan bahwa Allah ﷻ membanggakan kalian di hadapan para malaikat.'

    HR. Muslim · Sahih

  2. Hadits 3575

    Maukah kalian aku beritahukan tentang amalan kalian yang paling baik dan paling suci di sisi Tuhan kalian, paling tinggi derajatnya untuk kalian

    HR. Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad · Sahih

  3. Hadits 3719

    Al-Mufarridūn (orang-orang yang menyendiri dalam ibadah) telah mendahului

    HR. Muslim · Sahih

  4. Hadits 3791

    Aku bertemu Nabi Ibrahim pada malam aku diperjalankan (malam Isra Mikraj). Ia berkata, 'Wahai Muhammad! Sampaikanlah salamku untuk umatmu. Sampaikan kepada mereka bahwa tanah surga itu semerbak, airnya tawar,

    HR. Tirmizi · Hasan berdasarkan syahid-syahidnya

  5. Hadits 3910

    Tidaklah suatu kaum bubar dari sebuah majelis sementara di dalamnya mereka tidak berzikir kepada Allah Ta'ala, melainkan mereka seperti bubar dari bangkai keledai, dan majelis itu akan menjadi penyesalan bagi mereka

    HR. Abu Daud · Sahih

  6. Hadits 4558

    Bukankah Allah telah memberi kalian sesuatu yang dapat kalian sedekahkan? Sungguh, pada setiap tasbih adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, amar makruf adalah sedekah, dan melarang suatu kemungkaran adalah sedekah. Bahkan, pada senggama salah seorang kalian adalah sedekah

    HR. Muslim · Sahih

  7. Hadits 4716

    Senantiasa lisanmu basah dengan zikir kepada Allah

    HR. Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad · Sahih

  8. Hadits 4809

    Wahai sekalian manusia! Bertobatlah kepada Allah. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Nya dalam sehari sebanyak seratus kali

    HR. Muslim · Sahih

  9. Hadits 4817

    Ada seorang hamba melakukan suatu dosa, lalu ia berkata, "Ya Allah! Ampunilah dosaku

    Muttafaq 'alaih · Sahih

  10. Hadits 4927

    Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- biasa berdiri di atas sebatang pohon (kurma) ketika berkhotbah. Setelah dibuatkan mimbar, kami mendengar sesuatu pada batang pohon (kurma) tersebut seperti suara binatang yang bunting sehingga Nabi-ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- turun lalu meletakan tangannya padanya. Setelah itu, batang pohon itu pun diam.

    Diriwayatkan oleh Bukhari · Hadis sahih