Ensiklopedi Hadits
Kategori
Salat Malam
29 hadits pada snapshot yang tersedia.
- Hadits 3528
Aku pernah bermalam di rumah bibiku, Maimūnah, lalu Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bangun untuk mengerjakan salat malam. Aku pun berdiri di sebelah kiri beliau. Maka beliau memegang kepalaku lalu menempatkanku di sebelah kanannya.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 3565
Bangunlah, lalu lakukanlah witir wahai Aisyah!
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 3655
Bersegeralah kalian memasuki Subuh dengan witir!
Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih
- Hadits 3734
Apabila salah seorang di antara kalian bangun pada waktu malam (salat malam), kemudian lisannya berat membaca Al-Qur`ān, dan ia tidak sadar atas apa yang ia katakan, hendaklah ia berbaring (tidur).
Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih
- Hadits 3758
Kami biasa menyiapkan untuk Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- siwaknya dan air untuk bersuci. Lantas Allah membangunkannya sesuai kehendak-Nya di sebagian malam lalu beliau bersiwak, wudu dan salat.
Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih
- Hadits 4202
Siapa yang salat pada malam lailatulkadar karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu
Muttafaq 'alaih · Sahih
- Hadits 4830
Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- shalat malam sampai kedua kakinya bengkak
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 5218
Di setiap malam, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pasti melakukan salat witir; dari awal malam, pertengahan malam dan akhir malam hingga witirnya selesai pada waktu sahur.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 5443
Siapa tertidur dari hizbnya (kebiasaan salatnya) di malam hari atau sebagiannya, lalu ia menggantinya di waktu antara salat Subuh dan salat Zuhur, akan ditulis untuknya seolah-olah ia mengerjakannya di malam hari.
Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih
- Hadits 5520
“Wahai sekalian manusia, sebarkanlah salam, berilah makanan, sambunglah kerabat, dan salatlah pada malam hari ketika orang-orang tidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.”
HR. Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad · Sahih