Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Kategori

Salat

359 hadits pada snapshot yang tersedia.

  1. Hadits 5205

    Seorang laki-laki datang saat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- sedang berkhutbah hadapan orang-orang pada hari Jumat. Beliau bertanya, "Apakah engkau sudah salat wahai Fulan?" Ia menjawab, "Belum." Beliau bersabda, "Berdiri dan salatlah dua rakaat!"

    Muttafaq 'alaih · Hadis sahih

  2. Hadits 5206

    Cara salat Khauf ketika perang Żātu ar-Riqā'.

    Muttafaq 'alaih · Hadis sahih

  3. Hadits 5207

    Aku menyertai Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, dalam safar beliau tidak mengerjakan lebih dari dua rakaat. Pun (aku menyertai) Abu Bakar, Umar dan Uṡmān, seperti itu juga.

    Muttafaq 'alaih · Hadis sahih

  4. Hadits 5212

    Tidaklah Nabi ﷺ mengerjakan suatu salat setelah turun surah Iżā jā`a naṣrullāhi wal-fatḥ (An-Naṣr) kecuali di dalamnya beliau membaca, "Subḥānaka rabbanā wa biḥamdika allāhumma-gfir lī (Mahasuci Engkau, wahai Tuhan kami, aku memuji-Mu. Ya Allah! Ampunilah aku)

    Muttafaq 'alaih · Sahih

  5. Hadits 5213

    Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah mengutus seorang sahabat untuk memimpin pasukan sariyah (perang yang tidak diikuti Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-). Sahabat ini senantiasa mengimami salat pasukannya dan mengakhiri bacaannya dengan (surah) Qul Huwallāhu Aḥad.

    Muttafaq 'alaih · Hadis sahih

  6. Hadits 5214

    Pada zaman Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah terjadi gerhana matahari. Beliau lalu mengutus seseorang untuk memanggil manusia dengan ucapan: Aṣ-ṣalātu jāmi'ah (mari kita salat berjemaah). Orang-orang lantas berkumpul. Nabi pun maju, lalu bertakbir dan salat dengan empat kali rukuk dan empat kali sujud dalam dua rakaat.

    Muttafaq 'alaih · Hadis sahih

  7. Hadits 5215

    Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda keagungan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang atau kehidupan seseorang. Jika kalian melihat keduanya mengalami gerhana, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, salatlah dan bersedekahlah!

    Muttafaq 'alaih · Hadis sahih

  8. Hadits 5216

    Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memulai salat dengan takbiratul ihram dan memulai bacaan dengan "Alḥamdulillāhi Rabbil 'ālamīn". Ketika rukuk beliau tidak terlalu mengangkat kepala dan juga tidak terlalu menundukkannya, tetapi pertengahan antara keduanya.

    Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih

  9. Hadits 5217

    Saya pernah tidur melintang di hadapan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan kedua kakiku tepat di kiblat beliau. Jika beliau hendak sujud, maka beliau meraba kakiku dan aku pun menarik kedua kakiku. Dan ketika berdiri, maka akupun meluruskan keduanya. Saat itu tidak ada lampu di rumah.

    Muttafaq 'alaih · Hadis sahih

  10. Hadits 5218

    Di setiap malam, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pasti melakukan salat witir; dari awal malam, pertengahan malam dan akhir malam hingga witirnya selesai pada waktu sahur.

    Muttafaq 'alaih · Hadis sahih