Ensiklopedi Hadits
Kategori
Sirah Nabawiyah
186 hadits pada snapshot yang tersedia.
- Hadits 11188
Sesungguhnya Ibrahim putraku meninggal dalam masa persusuan, dan sesungguhnya ia memiliki dua ibu susuan yang akan menyempurnakan masa susuannya di Surga.
Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih
- Hadits 11189
Tatkala Ibrahim -'alaihissalām- wafat, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Sesungguhnya ia memiliki ibu susu di surga."
Diriwayatkan oleh Bukhari · Hadis sahih
- Hadits 11268
Wahai Aisyah! Sesungguhnya kedua mataku tidur, tetapi hatiku tidak tidur.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 11282
Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- seringkali meninggalkan suatu amalan padahal beliau sangat menyukai amalan tersebut karena khawatir orang-orang akan ikut mengerjakan amalan tersebut lalu diwajibkan atas mereka.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 11294
Maukah engkau menceritakan padaku tentang sakit Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-?” Ia menjawab, “Ya. Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- merasakan sakit berat. Beliau bertanya, “Apakah orang-orang sudah salat?” Kami menjawab, “Belum. Mereka menunggu Anda.”
Diriwayatkan oleh Bukhari · Hadis sahih
- Hadits 58102
Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menggilir istri-istrinya dengan sekali mandi junub
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 58116
Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah mengadakan walimah terhadap sebagian istrinya dengan dua mud sya'īr (gandum)
Diriwayatkan oleh Bukhari · Hadis sahih
- Hadits 58117
Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menetap (singgah) bersama Ṣafiyyah selama tiga hari di jalan antara Khaibar dan Madinah
Muttafaq 'alaih, dan ini redaksi Bukhari · Hadis sahih
- Hadits 58127
Sesungguhnya engkau tidaklah rendah di mata keluargamu (suamimu); jika engkau mau, aku tinggal bersamamu selama tujuh malam, dan jika aku tinggal selama tujuh malam bersamamu, aku pun (akan) tinggal tujuh malam bersama para istriku.
Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih
- Hadits 58130
Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menyukai manisan dan madu. Apabila beliau telah selesai menunaikan salat Asar, beliau berkeliling mengunjungi istri-istrinya dan bercumbu dengan mereka. Lalu beliau masuk ke rumah Ḥafṣah dan menetap di sana lebih lama, tidak seperti biasanya.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih