Adab Memakai Alas Kaki
آداب الانتعال · Entri 97 dari 141
Teks Arab
آداب الانتعال
١ - قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: «إِذَا انْتَعَلَ أَحَدُكُمْ؛ فَلْيَبْدَأْ بِاليَمِينِ؛ وَإِذَا نَزَعَ فَلْيَبْدَأْ بِالشِّمَالِ» (^١).
٢ - قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: «لَا يَمْشِ أَحَدُكُمْ فِي نَعْلٍ وَاحِدَةٍ؛ لِيُنْعِلْهُمَا جَمِيعًا، أَوْ لِيَخْلَعْهُمَا جَمِيعًا» (^٢).
Terjemah Indonesia
Terjemah dari sumber1. Nabi ﷺ bersabda, “Apabila seseorang di antara kalian mengenakan alas kaki, hendaklah ia mulai dengan kaki kanan, dan saat melepasnya hendaklah ia mulai dengan kaki kiri.” (Muttafaq alaih).
2. Nabi ﷺ bersabda, “Janganlah seseorang di antara kalian berjalan dengan satu alas kaki, hendaklah ia mengenakan keduanya atau melepas keduanya.” (Muttafaq alaih).
Terjemah ini membantu memahami makna awal. Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuk kepada guru atau syarah yang terpercaya.
Catatan sumber Arab
- ١
مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.
- ٢
مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.
Tentang entri ini
- Urutan
- Hadits 96 dari 141 di kitab ini
- Sumber teks
- Turath book 568, page_id 171, printed page 190