Muqaddimah
Muqaddimah · Entri 1 dari 141
Teks Arab
المقدمة
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، أما بعد: فَذِكْرُ اللَّهِ مِنْ أَجَلِّ العِبَادَاتِ وَأَيْسَرِهَا، وَحَاجَةُ العَبْدِ إِلَيْهِ أَشَدُّ مِنْ حَاجَتِهِ إِلَى الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ، وَهُوَ يُرْضِي الرَّحْمَنَ، وَيَطْرُدُ الشَّيْطَانَ، وَيُزِيْلُ الهَمَّ وَالغَمَّ، وَيَجْلِبُ السَّعَادَةَ وَالسُّرُورَ، وَمَنْ ذَكَرَ اللَّهَ ذَكَرَهُ سُبْحَانَهُ وَأَحَبَّهُ وَقَرَّبَهُ إِلَيْهِ.
وَالتَّحَلِّي بِآدَابِ الإِسْلَامِ زِينَةٌ لِصَاحِبِهِ، وَفِيهِ امْتِثَالٌ لِلنُّصُوصِ، وَبِهِ يَنْبُلُ المَرْءُ، وَيَكُونُ قُدْوَةً لِلآْخَرِينَ، قَالَ ابْنُ سِيرِينَ ﵀: «كَانُوا يَتَعَلَّمُونَ الهَدْيَ كَمَا يَتَعَلَّمُونَ العِلْمَ».
وَلِأَهَمِّيَّةِ الأَذْكَارِ وَالآدَابِ جَمَعْتُ فِيهِمَا أَحَادِيثَ، تَوَخَّيْتُ فِيهَا الصِّحَّةَ، وَاجْتَهَدْتُ فِي تَبْوِيبِهَا، وَتَرْتِيبِهَا، وَبَيَّنْتُ غَرِيبَهَا، وَقَسَمْتُهُ إِلَى قِسْمَيْنِ: قِسْمٍ لِلْأَذْكَارِ وَقِسْمٍ لِلْآدَابِ، وَصَدَّرْتُهُ بِفَضَائِلَ، وَسَمَّيْتُهُ: «الأَذْكَارُ وَالآدَابُ».
وَطَالِبُ العِلْمِ قُدْوَةٌ لِغَيْرِهِ، وَهُوَ أَوْلَى النَّاسِ بِالتَّحَلِّي بِالآدَابِ فِي حَيَاتِهِ وَمُعَامَلَاتِهِ، وَأَحْرَى بِأَنْ يُدِيمَ ذِكْرَ اللَّهِ فِي كُلِّ أَحْوَالِهِ؛
لِذَا جَعَلْتُ هَذَا المَتْنَ مُسْتَوىً تَمْهِيدِيًّا بَيْنَ يَدَيِ المُسْتَوَيَاتِ السِّتَّةِ مِنْ «مُتُونُ طَالِبِ العِلْمِ»؛ لِيَكُونَ عَوْنًا لِلطَّالِبِ عَلَى مُبْتَغَاهُ.
أَسْأَلُ اللَّهَ أَنْ يَنْفَعَ بِهِ، وَيَجْعَلَهُ ذُخْرًا لَنَا يَوْمَ القِيَامَةِ.
وَصَلَّى اللَّهُ وَسَلَّمَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
Terjemah Indonesia
Terjemah dari sumberSegala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Selawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, beserta seluruh keluarga dan sahabat beliau. Amma ba'du: Zikir merupakan ibadah yang agung dan mudah untuk diamalkan. Kebutuhan seorang hamba terhadap zikir jauh lebih besar daripada kebutuhannya terhadap makanan dan minuman.
Zikir akan mendatangkan keridaan Ar-Rahman dan menjauhkan diri dari godaan setan. Selain itu, zikir juga dapat menghilangkan kerisauan dan kesusahan, serta membawa kebahagiaan dan ketenangan. Barang siapa yang senantiasa mengingat Allah dengan berzikir, maka Allah akan mengingatnya, mencintainya, dan mendekatkannya kepada-Nya. Selain zikir yang menjadi penghubung antara seorang hamba dengan Tuhannya, seorang muslim juga harus memperhatikan hubungan dengan sesamanya, melalui penerapan nilai-nilai, adab dan budi pekerti yang baik.
Adab-adab yang diajarkan Islam adalah perhiasan yang menghiasi siapa saja yang mengamalkannya. Dengan menerapkan adab yang baik, seseorang telah menjalankan ajaran Islam, dan akan menjadikannya sosok yang dihormati dan disegani. Ibnu Sirin ﷺ (w. 110 H) berkata, “Para ulama terdahulu mempelajari adab sebagaimana mereka mempelajari ilmu.” Seorang penuntut ilmu sejatinya adalah teladan bagi orang lain, maka seyogianya ia menjadi yang terdepan dalam menampilkan adab dan budi pekerti yang baik dalam kehidupan
dan pergaulannya, serta senantiasa berzikir mengingat Allah dalam setiap keadaannya. Karena melihat pentingnya zikir dan adab inilah, saya mengumpulkan sejumlah hadis yang berkaitan dengan keduanya, dengan berusaha hanya memilih hadis-hadis yang sahih saja, kemudian menyusunnya sesuai dengan judul dan bab yang terstruktur, serta memberikan penjelasan untuk kata-kata yang mungkin kurang dipahami. Buku ini terdiri dari dua bagian utama: bagian pertama mengulas bacaan-bacaan zikir, sedangkan bagian kedua membahas adab-adab.
Buku ini juga diawali dengan pendahuluan singkat mengenai keutamaan beberapa amalan. Buku ini saya beri judul Al-Adzkār wal Ādāb (Zikir-Zikir dan Adab-Adab), dan saya jadikan sebagai tingkatan pertama dalam serial Mutūn Thālibil 'Ilmi (Kumpulan Matan1 untuk Penuntut Ilmu). Saya memohon kepada Allah agar menjadikan buku ini bermanfaat dan menjadi tabungan kebaikan di akhirat kelak. Semoga Allah senantiasa mencurahkan selawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, beserta seluruh keluarga dan sahabat beliau.
Dr. Abdul Muhsin bin Muhammad Al-Qasim Imam dan Khatib Masjid Nabawi Syarif
Catatan kaki 1: Buku ringkas yang berisi intisari cabang ilmu tertentu.
KEUTAMAAN
Terjemah ini membantu memahami makna awal. Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuk kepada guru atau syarah yang terpercaya.
Tentang entri ini
- Urutan
- No. 1 dari 141 di kitab ini
- Sumber teks
- Turath book 568, page_id 1-3 (printed pages 5-7)