Lewati ke konten
Mutun.id

Selepas Makan dan Minum

الفراغ من الأكل والشرب · Entri 104 dari 141

Teks Arab

الفراغ من الأكل والشرب

١ - أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ بِلَعْقِ الأَصَابِعِ وَالصَّحْفَةِ (^١)، وَقَالَ: «إِنَّكُمْ لَا تَدْرُونَ فِي أَيِّهِ البَرَكَةُ» (^٢).

٢ - قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: «إِنَّ اللَّهَ لَيَرْضَى عَنِ العَبْدِ، أَنْ يَأْكُلَ الأَكْلَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا، أَوْ يَشْرَبَ الشَّرْبَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا» (^٣).

Latih hafalan

Terjemah Indonesia

Terjemah dari sumber

1. Rasulullah ﷺ memerintahkan untuk menjilati jari-jari tangan dan piring1, beliau bersabda, “Kalian tidak mengetahui di bagian mana berkah makanan itu berada.” (HR. Muslim).

2. Nabi ﷺ bersabda, “Allah benar-benar meridai seorang hamba yang, ketika memakan sesuatu, ia memuji-Nya atas nikmat makanan tersebut, atau ketika meminum sesuatu, ia memuji-Nya atas nikmat minuman tersebut.” (HR. Muslim).

Catatan kaki 1: Dengan cara mengusap bekas makanan yang tersisa di piring menggunakan jari, lalu mengisap jari tersebut.

BERGAUL

][105 Jalanan

1. Nabi ﷺ bersabda, “Iman itu terdiri dari tujuh puluh sekian -atau: enam puluh sekian- bagian. Bagian yang paling utama adalah ucapan ‘Lā ilāha illallāh (Tidak ada tuhan yang hak selain Allah),’ dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Rasa malu juga merupakan bagian dari iman.”

(HR. Muslim).

2. Dari Abu Said , bahwasanya Nabi ﷺ bersabda, “Hindarilah duduk-duduk di pinggir jalan.” Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, kami tidak bisa meninggalkan tempat kami biasa duduk-duduk dan berbincangbincang.” Rasulullah ﷺ bersabda, “Jika kalian tetap ingin duduk-duduk di sana, berikanlah jalanan tersebut haknya.”

Mereka bertanya, “Apa haknya?” Beliau menjawab, “Menjaga pandangan, tidak mengganggu pengguna jalan, menjawab salam, mengajak kepada kebaikan, dan melarang kemungkaran.” (Muttafaq alaih).

Terjemah ini membantu memahami makna awal. Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuk kepada guru atau syarah yang terpercaya.

Catatan sumber Arab

  1. ١

    أَيْ: يَمْسَحُ مَا عَلَى الإِنَاءِ مِنْ أَثَرِ الطَّعَامِ بِالأَصَابِعِ، ثُمَّ يَمُصُّ أَصَابِعَهُ.

  2. ٢

    رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

  3. ٣

    رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Tentang entri ini
Urutan
Hadits 103 dari 141 di kitab ini
Sumber teks
Turath book 568, page_id 181,182, printed page 201,202
Hafalan dan muroja'ahmemuat catatan…

Memuat catatan hafalan…

Latihan hafalan

Satu potongan setiap kali. Baca, ucapkan dari ingatan, lalu catat tikrarnya sebelum lanjut.

Batas potongan ditinjau manusia dan mengikuti batas makna.

Baca berulang sampai lancar sebelum mulai menguji diri.

Pilih tingkat bantuan untuk mulai menguji hafalan. Selama Baca penuh dipilih, matan utuh tetap menjadi halaman bacaan.