Lewati ke konten
Mutun.id
Ensiklopedi Hadits

Kategori

Fikih dan Uṣūl Fikih

1102 hadits pada snapshot yang tersedia.

  1. Hadits 1751

    Mandikanlah dia sebanyak tiga kali, lima kali, atau lebih, jika menurut kalian perlu, menggunakan air yang dicampur bidara, dan tambahkan kapur barus -atau sedikit kapur barus- pada kali terakhir. Kemudian apabila kalian sudah selesai, beritahukan kepadaku

    Muttafaq 'alaih · Sahih

  2. Hadits 2750

    Aku diajak menunaikan haji bersama Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- ketika haji wada' saat aku berusia tujuh tahun.

    Diriwayatkan oleh Bukhari · Hadis sahih

  3. Hadits 2751

    Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menunaikan haji dengan menunggang unta yang sekaligus menjadi pengangkut barang-barangnya.

    Diriwayatkan oleh Bukhari · Hadis sahih

  4. Hadits 2752

    Ribāṭ (berjaga-jaga di garis perbatasan) sehari semalam lebih baik daripada puasa dan salat malam selama satu bulan. Jika ia meninggal dunia maka amalan yang pernah ia lakukan masih tetap mengalir (pahalanya), rezekinya masih tetap diberikan, dan ia aman dari fitnah kubur (pertanyaan Munkar dan Nakir).

    Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih

  5. Hadits 2753

    Jika Ramadan tiba, maka berumrahlah, karena ibadah umrah di bulan Ramadan setara dengan ibadah haji

    Muttafaq 'alaih · Sahih

  6. Hadits 2754

    Dahulu Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- beriktikaf setiap bulan Ramaḍan selama sepuluh hari. Namun pada tahun beliau wafat, beliau beriktikaf dua puluh hari.

    Diriwayatkan oleh Bukhari · Hadis sahih

  7. Hadits 2755

    Dahulunya Ukāẓ, Majinnah, dan Żul Majāz adalah pasar-pasar di masa jahiliyah. Mereka merasa berdosa berjualan pada musim (haji), maka turunlah ayat, "Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezeki hasil perniagaan) dari Tuhanmu."

    Diriwayatkan oleh Bukhari · Hadis sahih

  8. Hadits 2756

    Setiap orang yang meninggal ditutup amalnya, kecuali murābiṭ (orang yang menjaga perbatasan negara Islam) di jalan Allah. Sesungguhnya amalnya tetap bertambah sampai hari kiamat dan ia aman dari fitnah kubur

    Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Abu Daud - Diriwayatkan oleh Ahmad · Hadis sahih

  9. Hadits 2758

    Siapa pun yang menunaikan ibadah haji tanpa berbuat keji dan bertindak fasik, maka ia pulang (tanpa dosa) seperti hari ketika ia dilahirkan oleh ibunya

    Muttafaq 'alaih · Sahih

  10. Hadits 2759

    Wahai Rasulullah! Kami melihat jihad sebagai amal ibadah yang paling utama. Tidakkah kami ikut berjihad?" Beliau ﷺ bersabda, "Tidak. Tetapi jihad yang paling utama ialah haji yang mabrur

    HR. Bukhari · Sahih