Ensiklopedi Hadits
Kategori
Fikih dan Uṣūl Fikih
1102 hadits pada snapshot yang tersedia.
- Hadits 3009
Manakala orang-orang berada di Qubā` dalam salat subuh tiba-tiba seseorang datang, lalu ia berkata, "Sesungguhnya Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- telah diturunkan pada beliau suatu ayat Al-Qur'ān di malam ini, dan beliau diperintahkan menghadap Kiblat, maka menghadaplah kalian ke arah Kiblat!"
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 3013
Apabila kalian mendengar azan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muazin
Muttafaq 'alaih · Sahih
- Hadits 3014
Biarkan keduanya karena aku memasukkan kedua kakiku ke dalam keduanya dalam keadaan suci
Muttafaq 'alaih · Sahih
- Hadits 3015
Sesungguhnya Bilal mengumandangkan azan di malam hari. Karena itu, makan dan minumlah hingga kalian mendengar azan Ibnu Ummi Maktum.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 3020
Ketika Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan para sahabat beliau tiba di Makkah, orang-orang musyrik mengatakan, "Sesungguhnya datang pada kalian satu kaum yang telah dibuat lemah oleh penyakit demam negeri Yaṡrib." Maka Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menyuruh mereka berlari-lari kecil di tiga putaran pertama (tawaf) dan berjalan di antara dua rukun.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 3022
Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memasuki Makkah dari Kadā', melalui jalan bukit atas yang berada di Baṭhā' dan keluar dari jalan bukit bawah.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 3023
Suatu hari aku naik ke rumah Hafṣah, lalu aku melihat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- buang air besar dengan menghadap ke arah Syam dan membelakangi Ka'bah.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 3024
Sungguh, aku tahu engkau hanyalah batu yang tidak mendatangkan bahaya maupun manfaat. Seandainya aku tidak melihat Nabi ﷺ menciummu, aku tidak akan menciummu
Muttafaq 'alaih · Sahih
- Hadits 3025
Nabi pernah melakukan tawaf di atas unta pada saat haji wada. Beliau menyentuh rukun (pilar Ka'bah) dengan tongkat.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 3026
Aku tidak pernah melihat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menyentuh bagian dari Baitullah (Ka'bah) selain dua rukun Yamani (Hajar Aswad dan rukun Yamani).
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih