Larangan Memudaratkan
Entri 32 dari 42
Teks Arab
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ سَعْدِ بْنِ مَالِكِ بْنِ سِنَانٍ الْخُدْرِيّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه و سلم قَالَ: " لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ" .
حَدِيثٌ حَسَنٌ، رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهْ فِي "الْمُوَطَّإِ" عَنْ عَمْرِو بْنِ يَحْيَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صلى الله عليه و سلم مُرْسَلًا، فَأَسْقَطَ أَبَا سَعِيدٍ، وَلَهُ طُرُقٌ يُقَوِّي بَعْضُهَا بَعْضًا.
Terjemah Indonesia
Terjemah AI (belum direview)Dari Abu Sa'id Sa'd bin Malik bin Sinan al-Khudri radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Tidak boleh ada bahaya dan tidak boleh membalas bahaya."
Hadis hasan, diriwayatkan oleh Ibnu Majah dalam al-Muwaththa' dari Amr bin Yahya dari ayahnya dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam secara mursal, sehingga ia menggugurkan Abu Sa'id. Hadis ini memiliki banyak jalur yang saling menguatkan.
Terjemah ini membantu memahami makna awal. Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuk kepada guru atau syarah yang terpercaya.
Tentang entri ini
- Urutan
- Hadits 32 dari 42 di kitab ini
- Perawi pertama
- Abu Sa'id al-Khudri
- Mukharrij
- Ibnu Majah
- Sumber teks
- AhmedBaset/hadith-json v1.2.0, scraped from Sunnah.com