Lewati ke konten
Mutun.id

Bukit Safa dan Marwah

الصفا والمروة · Entri 42 dari 141

Teks Arab

الصفا والمروة

كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إِذَا صَعِدَ عَلَى الصَّفَا وَالمَرْوَةِ: «اسْتَقْبَلَ القِبْلَةَ، فَوَحَّدَ اللَّهَ، وَكَبَّرَهُ، وَقَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ، وَلَهُ الحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ.

ثُمَّ دَعَا بَيْنَ ذَلِكَ (^١).

قَالَ مِثْلَ هَذَا - ثَلَاثَ مَرَّاتٍ - (^١)» (^٢).

Latih hafalan

Terjemah Indonesia

Terjemah dari sumber

Saat Nabi ﷺ mendekati bukit Safa, beliau membaca, “Innashshafā wal-marwata min sya'ārillāh. Abda-u bi mā bada-allāhu bih” “Sesungguhnya Safa dan Marwah merupakan bagian dari syiar-syiar (agama) Allah –Aku akan mulai dengan yang Allah sebutkan terlebih dahulu (Safa)–.” Beliau pun memulai (Sa'i) dari bukit Safa, beliau menaikinya hingga beliau dapat melihat Ka’bah.

Beliau menghadap kiblat, lalu membaca kalimat tauhid1 dan bertakbir, dan membaca, “Lā ilāha illallāhu waḥdahu lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu, wa huwa 'alā kulli syaiin qadīr. Lā ilāha illallāhu waḥdah, anjaza wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal-aḥzāba waḥdah” “Tidak ada Tuhan yang hak selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah seluruh kerajaan, milik-Nyalah segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada Tuhan

Catatan kaki 1: Kalimat ‘Lā ilāha illallāh.’

yang hak selain Allah semata, Dia menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan pasukan ahzab (sekutu) sendirian.” Kemudian beliau berdoa di antara zikirnya itu. Beliau melakukan seperti ini (membaca zikir, lalu berdoa) sebanyak tiga kali. Setelah itu, beliau turun menuju bukit Marwah.

Di atas Marwah, beliau melakukan hal yang sama seperti yang beliau lakukan di atas bukit Safa. (HR. Muslim).

Terjemah ini membantu memahami makna awal. Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuk kepada guru atau syarah yang terpercaya.

Catatan sumber Arab

  1. ١

    أَيْ: يَدْعُو بَعْدَ فَرَاغِهِ مِنَ الذِّكْرِ فِي كُلِّ مَرَّةٍ.

  2. ١

    أَيْ: يَقُولُ الذِّكْرَ، ثُمَّ يَدْعُو - يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلَاثًا -.

  3. ٢

    رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Tentang entri ini
Urutan
Hadits 41 dari 141 di kitab ini
Sumber teks
Turath book 568, page_id 75,76, printed page 84,85
Hafalan dan muroja'ahmemuat catatan…

Memuat catatan hafalan…

Latihan hafalan

Satu potongan setiap kali. Baca, ucapkan dari ingatan, lalu catat tikrarnya sebelum lanjut.

Batas potongan ditinjau manusia dan mengikuti batas makna.

Baca berulang sampai lancar sebelum mulai menguji diri.

Pilih tingkat bantuan untuk mulai menguji hafalan. Selama Baca penuh dipilih, matan utuh tetap menjadi halaman bacaan.

Hadits 41: Bukit Safa dan Marwah — Zikir dan Adab — Mutun.id