Memuji Seseorang di Hadapannya
المدح في الوجه · Entri 111 dari 141
Teks Arab
المدح في الوجه
أَثْنَى رَجُلٌ عَلَى رَجُلٍ عِنْدَ النَّبِيِّ ﷺ فَقَالَ: «وَيْلَكَ! قَطَعْتَ عُنُقَ صَاحِبِكَ، قَطَعْتَ عُنُقَ صَاحِبِكَ (^١) - مِرَارًا -، مَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَادِحًا أَخَاهُ لَا مَحَالَةَ؛ فَلْيَقُلْ: أَحْسَبُ فُلَانًا (^٢) وَاللَّهُ حَسِيبُهُ (^٣)، وَلَا أُزَكِّي عَلَى اللَّهِ أَحَدًا (^٤)، أَحْسِبُهُ كَذَا وَكَذَا - إِنْ كَانَ يَعْلَمُ ذَلِكَ مِنْهُ -» (^٥).
Terjemah Indonesia
Terjemah dari sumberSeorang lelaki pernah memuji seseorang di hadapan Nabi ﷺ, maka beliau berkata, “Celakalah engkau! Engkau telah memenggal leher temanmu, engkau telah memenggal leher temanmu –beliau ucapkan berkali-kali–. Jika seseorang di antara kalian terpaksa harus memuji saudaranya, hendaklah ia mengatakan, ‘Menurutku, si fulan begini dan begini. Namun, hanya Allahlah yang mengetahui keadaan sebenarnya, dan aku tidak bisa memastikan ketakwaan seseorang di hadapan Allah.
Menurutku, dia begini dan begini ….’ –jika yang dia ketahui orangnya memang seperti itu–.” (Muttafaq alaih).
Terjemah ini membantu memahami makna awal. Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuk kepada guru atau syarah yang terpercaya.
Catatan sumber Arab
- ١
أَيْ: أَهْلَكْتَهُ.
- ٢
أَيْ: أَظُنُّهُ كَذَا.
- ٣
أَيْ: يَتَوَلَّى حِسَابَهُ.
- ٤
أَيْ: لَا أَجْزِمُ بِتَقْوَى أَحَدٍ عِنْدَ اللَّهِ.
- ٥
مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.
Tentang entri ini
- Urutan
- Hadits 110 dari 141 di kitab ini
- Sumber teks
- Turath book 568, page_id 190, printed page 210