Lewati ke konten
Mutun.id

Saat Ditimpa Musibah

إذا أصيب بمصيبة · Entri 30 dari 141

Teks Arab

إذا أصيب بمصيبة

١ - قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: «وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ، فَلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ؛ كَانَ كَذَا وَكَذَا، وَلَكِنْ قُلْ: قَدَّرَ اللَّهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ؛ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ» (^١).

٢ - قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: «مَا مِنْ عَبْدٍ تُصِيبُهُ مُصِيبَةٌ، فَيَقُولُ: ﴿إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ﴾، اللَّهُمَّ اؤْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا؛ إِلَّا أَجَرَهُ اللَّهُ فِي مُصِيبَتِهِ، وَأَخْلَفَ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا» (^٢).

Latih hafalan

Terjemah Indonesia

Terjemah dari sumber

1. Nabi ﷺ bersabda, “Jika suatu musibah menimpamu, janganlah engkau mengatakan, ‘Seandainya dulu aku melakukan …, pasti hasilnya akan begini dan begini.’ Akan tetapi, katakanlah, ‘Qadarullāhi wa mā syā-a fa'al’ ‘Ini adalah takdir Allah, dan apa yang Dia inginkan pasti Dia wujudkan,’ karena kata seandainya akan membuka perbuatan setan.” (HR. Muslim).

2. Nabi ﷺ bersabda, “Tidaklah seorang hamba ditimpa suatu musibah, kemudian ia mengucapkan, ‘Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn. Allāhumma'jurnī fī mushībatī, wa akhlif lī khairan minhā’ ‘Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali. Ya Allah, berilah aku ganjaran atas musibahku, dan gantikanlah dengan yang lebih baik daripadanya,’ melainkan Allah pasti akan memberinya pahala atas musibah yang

menimpanya, dan menggantinya dengan yang lebih baik daripadanya.” (HR. Muslim).

Terjemah ini membantu memahami makna awal. Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuk kepada guru atau syarah yang terpercaya.

Catatan sumber Arab

  1. ١

    رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

  2. ٢

    رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Tentang entri ini
Urutan
Hadits 29 dari 141 di kitab ini
Sumber teks
Turath book 568, page_id 60, printed page 68
Hafalan dan muroja'ahmemuat catatan…

Memuat catatan hafalan…

Latihan hafalan

Satu potongan setiap kali. Baca, ucapkan dari ingatan, lalu catat tikrarnya sebelum lanjut.

Batas potongan ditinjau manusia dan mengikuti batas makna.

Baca berulang sampai lancar sebelum mulai menguji diri.

Pilih tingkat bantuan untuk mulai menguji hafalan. Selama Baca penuh dipilih, matan utuh tetap menjadi halaman bacaan.

Hadits 29: Saat Ditimpa Musibah — Zikir dan Adab — Mutun.id