Selepas Berwudu
إذا فرغ من الوضوء · Entri 8 dari 141
Teks Arab
إذا فرغ من الوضوء
قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: «مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأُ، فَيُبْلِغُ - أَوْ فَيُسْبِغُ الوُضُوءَ -، ثُمَّ يَقُولُ: أَشْهَدُ ألَّا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ؛ إِلَّا فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ الجَنَّةِ الثَّمَانِيَةُ، يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ» (^١).
Terjemah Indonesia
Terjemah dari sumberNabi ﷺ bersabda, “Tidaklah seseorang di antara kalian berwudu dengan betul-betul menyempurnakan wudunya, lalu ia mengucapkan, ‘Asyhadu allā ilāha illallāh, wa anna Muḥammadan 'abdullāhi wa rasūluh’ ‘Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang hak selain Allah, dan bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya,’ melainkan akan dibukakan baginya delapan pintu surga, ia dapat memasukinya dari pintu mana saja yang ia kehendaki.” (HR. Muslim).
SALAT
Terjemah ini membantu memahami makna awal. Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuk kepada guru atau syarah yang terpercaya.
Catatan sumber Arab
- ١
رَوَاهُ مُسْلِمٌ.
Tentang entri ini
- Urutan
- Hadits 7 dari 141 di kitab ini
- Sumber teks
- Turath book 568, page_id 16,17, printed page 23,24