Ensiklopedi Hadits
Kategori
Adab-adab Buang Air
13 hadits pada snapshot yang tersedia.
- Hadits 3023
Suatu hari aku naik ke rumah Hafṣah, lalu aku melihat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- buang air besar dengan menghadap ke arah Syam dan membelakangi Ka'bah.
Muttafaq 'alaih · Hadis sahih
- Hadits 3030
Rasulullah ﷺ pernah masuk toilet, lalu aku dan seorang anak sebayaku membawa wadah berisi air dan sebuah tongkat. Lantas beliau beristinja dengan air tersebut
Muttafaq 'alaih · Sahih
- Hadits 3033
Apabila salah seorang kalian berwudu, hendaklah ia masukkan air ke dalam hidungnya kemudian dikeluarkan. Siapa yang melakukan istijmar hendaklah dengan bilangan ganjil
Muttafaq 'alaih · Sahih
- Hadits 3078
Jika kalian ke tempat buang hajat, janganlah kalian menghadap kiblat maupun membelakanginya, tetapi menghadaplah ke arah timur atau barat
Muttafaq 'alaih · Sahih
- Hadits 3079
Jangan sekali-kali salah seorang di antara kalian memegang kemaluannya dengan tangan kanan ketika buang air kecil, jangan membersihkan bekas kotoran (istinja) dengan tangan kanan, dan jangan pula bernapas dalam bejana
Muttafaq 'alaih · Sahih
- Hadits 3150
Nabi ﷺ biasa ketika masuk kamar kecil membaca, "Allāhumma innī a'użu bika minal-khubuṡi wal-khabā`iṡ (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan perempuan)
Muttafaq 'alaih · Sahih
- Hadits 8842
Tidakkah engkau bertakwa kepada Allah terkait binatang yang telah Allah jadikan milikmu? Sesungguhnya ia mengadu kepadaku bahwa engkau telah membuatnya lapar dan menyusahkannya
Diriwayatkan oleh Abu Daud - Diriwayatkan oleh Ahmad - Diriwayatkan oleh Muslim · Hadis sahih
- Hadits 10044
Bersucilah dari kencing, karena sesungguhnya kebanyakan siksa kubur disebabkan tidak bersuci darinya
Diriwayatkan oleh Daruquṭni · Hadis sahih
- Hadits 10045
Nabi ﷺ melarang istinja (bersuci setelah buang air) dengan kotoran hewan atau tulang
HR. Daraquṭni · Sahih
- Hadits 10046
Nabi ﷺ ketika keluar dari kamar kecil senantiasa membaca, "Gufrānaka (Ya Allah, aku memohon ampunan-Mu)
HR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad · Sahih