Kembali dari Safar
الرجوع من السفر · Entri 38 dari 141
Teks Arab
الرجوع من السفر
كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إِذَا قَفَلَ (^١) مِنْ غَزْوٍ، أَوْ حَجٍّ، أَوْ عُمْرَةٍ: يُكَبِّرُ عَلَى كُلِّ شَرَفٍ (^٢) مِنَ الأَرْضِ - ثَلَاثَ تَكْبِيرَاتٍ -، ثُمَّ يَقُولُ: «لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ، وَلَهُ الحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.
آيِبُونَ، تَائِبُونَ، عَابِدُونَ، سَاجِدُونَ، لِرَبِّنَا حَامِدُونَ.
صَدَقَ اللَّهُ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ» (^٣).
Terjemah Indonesia
Terjemah dari sumberApabila Nabi ﷺ kembali dari peperangan, haji, atau umroh, beliau bertakbir sebanyak tiga kali setiap kali berada pada tempat yang tinggi, kemudian beliau membaca, “Lā ilāha illallāhu waḥdahu lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu, wa huwa 'alā kulli syaiin qadīr. Āyibūna, tāibūna, 'ābidūna, sājidūna, lirabbinā ḥāmidūn. Shadaqallāhu wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal-aḥzāba waḥdah” “Tidak ada Tuhan yang hak selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya seluruh kerajaan, milik-Nya segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
Kami kembali, kami bertaubat, kami tunduk, kami bersujud, dan kami memuji Tuhan kami. Allah telah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan pasukan ahzab (sekutu) sendirian.” (Muttafaq alaih).
HAJI
Terjemah ini membantu memahami makna awal. Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuk kepada guru atau syarah yang terpercaya.
Catatan sumber Arab
- ١
أَيْ: رَجَعَ.
- ٢
أَيْ: مَوْضِعٍ عَالٍ.
- ٣
مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.
Tentang entri ini
- Urutan
- Hadits 37 dari 141 di kitab ini
- Sumber teks
- Turath book 568, page_id 70,71, printed page 79,80