Lewati ke konten
Mutun.id

Masuk Kampung/Kota

دخول القرية · Entri 37 dari 141

Teks Arab

دخول القرية

لَمْ يَرَ النَّبِيُّ ﷺ قَرْيَةً يُرِيدُ دُخُولَهَا؛ إِلَّا قَالَ حِينَ يَرَاهَا: «اللهُمَّ رَبَّ السَّمَوَاتِ السَّبْعِ وَمَا أَظْلَلْنَ (^١)، وَرَبَّ الأَرَضِينَ وَمَا أَقْلَلْنَ (^٢)، وَرَبَّ الشَّيَاطِينِ وَمَا أَضْلَلْنَ (^٣)، وَرَبَّ الرِّيَاحِ وَمَا ذَرَيْنَ (^٤).

فَإِنَّا نَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذِهِ القَرْيَةِ، وَخَيْرَ أَهْلِهَا، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا» (^٥).

Latih hafalan

Terjemah Indonesia

Terjemah dari sumber

Tidaklah Nabi ﷺ melihat suatu perkampungan yang hendak beliau masuki, kecuali beliau berdoa ketika melihatnya dengan mengucapkan, “Allāhumma rabbas-samāwātis-sab'i wa mā azhlalna, wa rabbal-aradhīna wa mā aqlalna, wa rabbasy-syayāthīni wa mā adhlalna, wa rabbar-riyāḥi wa mā dzaraina, fa innā nas-aluka khaira hādzihil-qaryah, wa khaira ahlihā, wa na'ūdzu bika min syarrihā, wa syarri ahlihā, wa syarri mā fīhā” “Ya Allah, Tuhan tujuh langit beserta segala yang dinaunginya, Tuhan seluruh bumi beserta segala yang dipikulnya,

Tuhan semua setan beserta yang disesatkannya, Tuhan angin beserta apa yang ditebarnya, kami memohon kepadamu kebaikan desa ini beserta kebaikan para penduduknya, dan kami berlindung kepada-Mu dari keburukan desa ini, keburukan penduduknya, serta keburukan apa yang berada di dalamnya.” (HR. Nasa'i dalam kitab As-Sunan Al-Kubra).

Terjemah ini membantu memahami makna awal. Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuk kepada guru atau syarah yang terpercaya.

Catatan sumber Arab

  1. ١

    أَيْ: وَمَا كَانَ تَحْتَهَا.

  2. ٢

    أَيْ: وَمَا حَمَلْنَ.

  3. ٣

    مِنَ الضَّلَالَةِ ضِدَّ الهِدَايَةِ.

  4. ٤

    أَيْ: وَمَا نَقَلْنَ.

  5. ٥

    رَوَاهُ النَّسَائِيُّ فِي السُّنَنِ الكُبْرَى.

Tentang entri ini
Urutan
Hadits 36 dari 141 di kitab ini
Sumber teks
Turath book 568, page_id 69, printed page 78
Hafalan dan muroja'ahmemuat catatan…

Memuat catatan hafalan…

Latihan hafalan

Satu potongan setiap kali. Baca, ucapkan dari ingatan, lalu catat tikrarnya sebelum lanjut.

Batas potongan ditinjau manusia dan mengikuti batas makna.

Baca berulang sampai lancar sebelum mulai menguji diri.

Pilih tingkat bantuan untuk mulai menguji hafalan. Selama Baca penuh dipilih, matan utuh tetap menjadi halaman bacaan.