Lewati ke konten
Mutun.id

Sujud

السجود · Entri 15 dari 141

Teks Arab

السجود

١ - كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَقُولُ فِي سُجُودِهِ: «سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى» (^١).

٢ - كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَقُولُ فِي سُجُودِهِ: «اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ؛ دِقَّهُ وَجِلَّهُ (^٢)، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ، وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ» (^٣).

٣ - كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إِذَا سَجَدَ قَالَ: «اللَّهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَلَكَ أَسْلَمْتُ، سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الخَالِقِينَ» (^١).

Latih hafalan

Terjemah Indonesia

Terjemah dari sumber

1. Nabi ﷺ membaca dalam sujudnya, “Subḥāna rabbiyal-a'lā” “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi.” (HR. Muslim).

2. Nabi ﷺ biasa membaca dalam sujudnya, “Allāhummaghfir lī dzanbī kullah, diqqahu wa jillah, wa awwalahu wa ākhirah, wa 'alāniyatahu wa sirrah” “Ya Allah, ampunilah seluruh dosaku, baik yang kecil maupun yang besar, yang pertama sampai yang terakhir, dan yang tampak maupun yang tersembunyi.” (HR. Muslim).

3. Apabila Nabi ﷺ sujud, beliau membaca, “Allāhumma laka sajadtu, wa bika āmantu, wa laka aslamtu. Sajada wajhī lilladzī khalaqahu, wa shawwarahu, wa syaqqa sam'ahu wa basharahu, tabārakallāhu aḥsanul-khāliqīn” “Ya Allah, kepada-Mu aku bersujud, kepada-Mu aku beriman, dan kepada-Mu aku berserah diri. Wajahku bersujud kepada (Allah) yang

menciptakannya, membentuk rupanya, dan membuka pendengaran serta penglihatannya. Mahasuci Allah sebaik-baik pencipta.” (HR. Muslim).

Terjemah ini membantu memahami makna awal. Untuk pemahaman rinci dan pengambilan hukum, rujuk kepada guru atau syarah yang terpercaya.

Catatan sumber Arab

  1. ١

    رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

  2. ٢

    أَيْ: صَغِيرَهُ وَكَبِيرَهُ.

  3. ٣

    رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

  4. ١

    رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Tentang entri ini
Urutan
Hadits 14 dari 141 di kitab ini
Sumber teks
Turath book 568, page_id 32,33, printed page 39,40
Hafalan dan muroja'ahmemuat catatan…

Memuat catatan hafalan…

Latihan hafalan

Satu potongan setiap kali. Baca, ucapkan dari ingatan, lalu catat tikrarnya sebelum lanjut.

Batas potongan ditinjau manusia dan mengikuti batas makna.

Baca berulang sampai lancar sebelum mulai menguji diri.

Pilih tingkat bantuan untuk mulai menguji hafalan. Selama Baca penuh dipilih, matan utuh tetap menjadi halaman bacaan.